Hukum & Kriminal

10 Tahun Penjara,Menanti Tersangka Pembunuhan Pemuda Nusa Laut

34394841_1897217553634856_1987398959768797184_n

Ambon,Maluku-Irwan alias Iwan (16 tahun),resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres P.Ambon Pp.Lease, lantaran nekat menghabisi nyawa korban J. S alias J (22 tahun) warga Nusa Laut, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah.

Irwan sendiri ditangkap Unit Reskrim Polsek Sirimau yang dipimpin oleh Kapolsek Sirimau AKP Mido Johanis Manik,S.IK, dirumahnya di kelurahan Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon,Sabtu (2/6/2018),sekitar pukul 09.30 WIT, dan diserahkan ke penyidik PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease,Sabtu 15.30 WIT.

34327521_1897217713634840_749005913754435584_n

Kasat Reskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease, AKP R.EAdikusuma,SH,MH,melalui Kanit PPA Bripka Orpa Jambormias SH,diruangan kerjanya,Senin (4/6/2018),menjelaskan untuk kasus pembunuhan korban J.S alias J,penyidik PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease,resmi menetapkan Irwan alias Iwan, berdasarkan pelimpahan berkas dari Unit Reskrim Polsek Sirimau yang teregister dengan nomor: LP-B/81/ VI/2018/Maluku/Res Ambon/Sektor Sirimau.

” 3 saksi telah diperiksa dan dimintai keterangan oleh penyidik PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease,dan rencananya berkasnya akan dilimpahkan ke tahap 1 (penyerahan berkas perkara) ke penyidik Pidana Umum  Kejaksaan Negeri Ambon,” ungkap Polwan cantik berpangat Brigadir kepala itu.

Dikatakan,untuk tersangka Irwan yang masih dibawah umur,penyidik PPA tetap mengganjar tersangka dengan pasal pidana penganiaya yang mengakibatkan orang meninggal dunia.

” Unit PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease, mengganjar tersangka dengan pasal 338 KUH Pidana,Subsidier Pasal 351 ayat (3)KUH Pidan dan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951,dengan pidana penjara maksimal 10 tahun. Untuk penanganan Diversi kepada tersangka yang masih dibawah umur, nantinya tergantung pada putusan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon ketika kasusnya telah dilimpahkan ke pengadilan,” tutur Kanit PPA Satreskrim Polres Ambon.

Dijelaskannya,kasus pembunuhan kepada korban J.S.alias J yang terjadi pada Sabtu (2/6/2018),dilakukan oleh tersangka Irwan lantaran tidak tega melihat temannya Andi Enas dipukul oleh korban J.S,di daerah pasar Mardika.

Kejadiaanya,berawal ketika tersangka yang saat itu bersama dengan  temannya Andi Emas, sedang makan berbuka puasa disalah satu rumah makan di pasar Mardika,didatangi oleh korban bersama dengan salah seorang temannya.

Saat mendatangi temannya,korban J.S bersama dengan salah satu temannya langsung melakukan pemukulan kepada Andi Enas.

“Melihat temannya dikeroyok dan dipukul oleh korban bersama temannya,membuat tersangka langsung mengeluarkan pisau yang dibawahnya dan menikam bagian dada bagian kiri korban. Melihat korban yang telah bersimbah darah,membuat tersangka Irwan bersama Andi Enas, langsung melarikan diri meninggal korban. Korban sempat dibawah oleh warga setempat ke rumah sakit Bhayangkara, namun dalam perjalanan korban akhirnya meninggal dunia,” Pungkasnya. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com