Pemerintahan

Pemkab SBT Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2018

33074658_1527676647344652_3312830913900969984_n

Bula,Maluku-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) pada Senin, (21/5/2018) menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2018.

Upacara Hari Kebangkitan Nasional yang dipusatkan dihalaman kantor bupati setempat dipimpin langsung bupati SBT, Abdul Mukti Keliobas.

Keliobas dalam arahannya saat membacakan sambutan menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Ruandiantara mengatakan, cikal bakal perjuangan kemerdekaan lahir semangat kebangkitan nasional yang di cetuskan Boedi Oetomo. Hari Kebangkitan Nasional harus dijadikan sebagai momentum persatuan dan kesatuan bangsa.

32918162_1527676614011322_6610048844291899392_n“Boedi Oetomo memberi contoh bagaimana dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal-muasal primordial akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalisme yang menjadi bahan bakar utama kemerdekaan, “kata Rudiantara dalam sanbutan yang dibacakan Keliobas.

Kutip Keliobas, ketika rakyat berinisiatif untuk berjuang demi meraih kemerdekaan dengan membentuk berbagai perkumpulan, lebih dari seabad lalu, nyaris tak punya apa-apa.

Hanya memiliki semangat dalam jiwa dan kesiapan mempertaruhkan nyawa. Namun sejarah kemudian membuktikan bahwa semangat dan komitmen itu saja telah cukup, asalkan bersatu dalam cita-cita yang sama yakni kemerdekaan bangsa.

“Boedi Oetomo menjadi salah satu penanda utama bahwa bangsa Indonesia untuk pertama kali menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan, “sambung dia.

Presiden Pertama dan Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Soekarno, pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 1952 mengatakan bahwa, “Pada hari itu kita mulai memasuki satu cara baru untuk melaksanakan satu ‘idee’, satu naluri pokok daripada bangsa Indonesia. Naluri pokok ingin merdeka, naluri pokok ingin hidup berharkat sebagai manusia dan sebagai bangsa.

“Cara baru itu ialah cara mengejar sesuatu maksud dengan alat organisasi politik, cara berjuang dengan perserikatan dan perhimpunan politik, cara berjuang dengan tenaga persatuan, “katanya.

Lanjut dikatakan, para pendahulu yang berkumpul dalam organisasi-organisasi seperti Boedi Oetamo memberikan yang terbaik bagi terbentuknya bangsa melalui organisasi. Bukan pertama- tama dengan memberikan harta atau senjata, melainkan dengan komitmen sepenuh jiwa raga.

“Dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana saat itu, mereka terus menghidup-hidupi api nasionalisme dalam diri masing-masing. Seratus sepuluh tahun kemudian bangsa ini telah tumbuh menjadi bangsa yang besar dan maju, sejajar dengan bangsa-bangsa lain, “ungkap dia.

Menurutnya, butir kelima dari Nawacita Kabinet Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berisi visi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan. Pada awal tahun ini, visi tersebut mendapat penekanan lebih melalui amanat Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) pada tahun 2019, melanjutkan percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pada tahun-tahun sebelumnya.

“Oleh sebab itu melalui tema ‘PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA MEMPERKUAT PONDASI KEBANGKITAN NASIONAL INDONESIA DALAM ERA DIGITAL’, dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018, ini harus dimaknai dengan upaya-upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri, “Harapnya.

Diakhir sambutannya, Rudiantara berharap, dihari Kebangkitan Nasional ke-110 tahun ini harus dimaknai dan diperingati dilingkungan masing-masing, sesuai lingkup tugas masing-masing, untuk semaksimal mungkin memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama generasi muda, yang akan membawa kepada kejayaan bangsa di tahun-tahun mendatang.

Selain dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup pemkab Seram Bagian Timur, upacara Hari Kebangkitan Nasional yang digelar Pemkab SBT itu juga dihadiri kepala Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur dan sejumlah tamu undangan lainnya. (IN-17)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com