Hukum & Kriminal

Kasus KDRT Di Kota Ambon, Karyawati PT Suka Maju Di Parangi Suaminya Hingga Bersimbah Darah

33499921_1884095441613734_5163519754673061888_n

Ambon,Maluku-Kasus kekerasan terhadap perempuan kerap terjadi didalam kehidupan rumah tangga yang sebagaian besarnya korbannya adalah perempuan.

Hal ini yang dialami oleh D.F.S (29 tahun), seorang Karyawati PT Suka Maju,korban kekerasan dalam rumah tangga, yang diparangi oleh pelaku Roni Wali (40 tahun)yang tidak lainnya adalah suaminya sendiri.

Informasi yang dihimpun INTIM NEWS, dari Waka Polres P.Ambon dan Pp.Lease,Kompol Agung Tri Biwanto,S.IK,melalui pesan selulernya,Rabu (23/5/2018),mengatakan kasus KDRT yang dialami oleh korban D.F.S,terjadi sekitar pukul 13.15 WIT, didalam rumah korban yang berada  lorong Soabali tepatnya lorong didepan SPBU Soabali,Kecamatan Nusaniwe,Kota Ambon.

Kronologis kejadian berawal ketika korban D.F.S yang saat itu baru pulang dari tempat kerjanya dan sampai dirumahnya,sekitar pukul 12.30 WIT,disambut oleh suaminya Roni Wali (Pelaku) dengan nada marah-marah.

33404551_1884095658280379_3002608462652768256_n“Tidak puas memarahi korban yang baru pulang dari tempat kerjanya,pelaku yang dirasuki amarah langsung mengambil sebilah parang dan langsung memarangi korban didalam rumah keluarga pasangan suami istri itu,” ungkap Perwira Polri berpangkat satu melati itu.

Dikatakan, usai memarangi korban,pelaku langsung membuang parang dan melarikan diri. Korban yang telah berlumuran darah dan ditinggalkan oleh pelaku, berteriak meminta tolong kepada tetangga sekitar. Dan pada saat yang sama ada kendaraan Polisi yang sedang patroli lewat di TKP, diberhentikan oleh warga sekitar untuk meminta bantu membawa korban ke Unit Gawat Darurat, di Rumah Sakit Tentara (RST)

“Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami luka sobek pada betis sebelah kiri sekitar 20 cm dengan kedalaman sekitar 6 cm, luka pada kaki sebelah kanan,luka pada jari tengah dan jari manis pada bagian tangan kanan, luka pada jari telunjuk pada tangan kiri, luka sayatan pada lengen kiri sebanyak 3cm dan 5cm. Pada saat ini korban masih dirawat di RST Dr.J.A.LATUMETEN. Pelaku sementara ini masih dalam pengejaran oleh Unit Buser dan PRC Polres P.Ambon dan Pp.Lease,” Pungkasnya. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com