Hukum & Kriminal

Tas PNS Dinas Pendidikan Kota Ambon Rauph Di Gondol Pencuri

th
Ilustrasi Pencurian

Ambon, Maluku– Nasib sial dialami, Farida Galela (47 tahun), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Pendidikan Kota Ambon, usai melakukan melakukan monitoring USBN 2017/2018 di SMP Hang Tuah yang berada di lingkungan Lantamal IX Ambon, tasnya jinjing miliknya malah rauph dibawah kabur oleh orang tak dikenal.

Sejumlah barang berharga milik korban yang disimpan didalamnya tas jinjing miliknya, berupa 1 buah Hp Huawei,warna Gold,1 buah Hardisk 1 tera,beberapa buah kartu ATM, ID Card PNS,2 buah kaca mata,1 buah BPKB mobil,1 buah tas dompet kecil,serta uang tunai sebanyak Rp 80.000, miliknya rauph di bawah kabur pencuri,saat dirinya tengah beristirahat dipinggiran jalan,tepatnya didekat pintu masuk Lantamal IX Ambon,yang berada di Desa Halong,Kecamatan Baguala,Kota Ambon, Senin(9/4/2018), sekitar pukul 10.30 WIT.

Informasi yang dihimpun INTIM NEWS dari laporan polisi diruangan Humas Polres P.Ambon dan Pp.Lease, Selasa (10/4/2018). menjelaskan,kasus pencurian yang dialami korban, didekat pintu masuk Lantamal IX Ambon,yang berada di Desa Halong,Kecamatan Baguala,Kota Ambon, Senin(9/4/2018) kemarin,berawal ketika korban yang saat itu baru pulang memonitoring USBN 2017/2018 di SMP Hang Tuah yang berada di lingkungan Lantamal IX Ambon,keluar dari pos penjagaan Lantamal IX Ambon sambil mengendarai sepeda motor miliknya dan berhenti sejenak sambil beristirahat dipinggiran jalan.

Saat sementara beristirahat dipinggiran jalan,korban yang saat itu tengah menaruh tas jinjing warna hitam, miliknya di atas sepada motor tak menyadari tas miliknya telah menjadi target pencurian yang dilakukan oleh salah seorang pelaku pencurian yang sempat terlihat oleh korban, dengan ciri-ciri, bertubuh besar, menggunakan celana biru dongker dan baju kaos warna putih serta penutup wajah melewati korban berulang-ulang kali.

Korban pun baru menyadari tas miliknya telah rauh diambil orang,setelah korban hendak mengendarai sepeda motor miliknya untuk pulang ke rumahnya, yang berada di Jl Kh.Ahmad Dahlan,Kebun Cengkeh,Kecamatan Sirimau,Kota Ambon.

Korban yang mengalami pencurian,akhirnya mendatangi Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT),Polres P.Ambon dan Pp.Lease,pada Senin (9/4/2018), sekitar pukul 14.00 WIT dan melaporkan kasus pencurian yang dialaminya itu.

Laporan kasus pencurian ke Unit SPKT Polres P.Ambon dan Pp.Lease,tersebut,hingga kini masih dalam lidik.

Kasus tindak pidana pencurian dimaksud,diatur dalam pasal 362 KUH Pidana,dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top