Hukum & Kriminal

Sebar Berita Bohong, Pemilik Akun FB Hasna Husna Diciduk Polisi

Penyebar berita Hoaks
Pemilik akun FB Hasna Husna, penyebar berita bohong, bentrokan warga Air Salobar (Kanan)

Ambon,Maluku- Asmain (25 tahun) seorang alumnus FKIP Unpatti, pemilik akun FB Hasna Husna, penyebar berita bohong, bentrokan warga Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon yang terjadi pada Rabu (4/4/2018), akhirnya diamankan oleh anggota Buru Sergap (Buser), Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease bersama anggota Ditreskrimsus Polda Maluku, Kamis (5/4/2018).

Berita Hoax“Dia (Asmain), telah kami amankan, Kamis dini hari (5/4/2018), sekitar pukul 02.00 WIT karena menyebarkan berita bohong, bentrokan Warga Air Salobar, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Pelaku sendiri memang tinggal bersama dengan keluarganya, yang rumahnya dekat lokasi bentrokan. Dia (pelaku Asmain), juga mengakui memposting berita bohong melalui akun FB-nya,” ungkap Dir Reskrimsus Polda Maluku Kombes Pol.Firman Nainggolan,SH,MH yang didamping oleh Kasudit 3 Ditreskrimsus Polda Maluku Kompol Putu Eka Dewa, dalam rilisnya kepada Wartawan di kantor Ditreskrimsus Polda Maluku yang beralamat di Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe,Kota Ambon,Kamis (5/4/2018).

“Kasus ini masih dalam penyelidikan Ditreskrimsus Polda Maluku. Kami juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut kepada pelaku. Pelaku dijerat dengan Undang-Undang ITE nomor 19 tahun 2016,pasal 45 A ayat (2), dengan ancaman hukuman penjara ,maksimal 6 tahun,” tutur Kombes Pol.Firman Nainggolan.

Ditambahkan,kasus pelanggaran undang-undang ITE yang dilakukan oleh pelaku Asmain, masih dalam penyelidikan Ditreskrimsus Polda Maluku. Pelaku saat ini telah diamankan oleh Ditreskrimsus Polda Maluku.

Atas penyebaran informasi bohong itu, Asmain dihadapan wartawan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Maluku.

“Saya mengakui kesalahan saya yang telah memposting informasi tidak benar mengenai bentrokan di Kota Ambon di akun FB saya. Saya  memposting informasi tidak benar itu,berdasarkan keinginan saya sendiri, tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Saya juga mengakui kesalahan saya kepada masyarakat Maluku, saya khilaf, ” ungkap Asmain,sambil berurai air mata. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com