Hukum & Kriminal

Posting Informasi Hoax, Pemilik Akun FB Fir Lautetu Dikecam Masyarakat TNS

Hoax

Ambon,Maluku- Jarimu, jerujimu, itulah kata yang tepat dilontarkan kepada Firman Saleh Lautetu, (20 tahun), Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosisal dan Ilmu Pemerintahan (Fisip), Universitas Pattimura Ambon, yang menyebarkan informasi Hoax pada akun facebooknya, mengenai perlakukan Masyarakat Kecamatan TNS, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) kepada Mahasiswa Unpatti yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan TNS.

Postingan tersebut akhirnya dikecam oleh Ikatan Pemuda, Pelajar, Mahasiswa TNS Ambon dan seluruh masyarakat Kecamatan TNS. Mereka menganggap postingan pemilik akun FB Fir Lautetu merupakan berita Hoax (Informasi tidak benar). Dalam postingannya, Firman Lautetu pemilik akun FB Fir Lautetu, menuliskan, Mahasiswa KKN Universitas Pattimura Ambon dilecehkan. Dimana Kejadian itu terjadi di Daerah TNS. Mahasiswa Unpatti yang pada dasarnya mengikuti KKN untuk mengaplikasi ilmunya pada masyarakat ternyata berbanding terbalik dari apa yang diharapkan. Dalam posting itu dikatakan, Ada beberapa Mahasiswa Unpatti yang berlatar belakang Muslim, dipaksa oleh Masyarakat Setempat untuk masuk Gereja, membuka Jilbabnya dan bahkan ada yang dipaksa untuk menggantikan marganya dengan marga yang diberikan oleh masyarakat setempat dengan alasan yang tak rasional. Hal ini membuat Mahasiswa KKN khususnya yang Muslim merasa jenuh sehingga kabur meninggalkan tempat KKN.

Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa TNS Ambon, Dr. Stevin Melay, M.Si, yang ditemui Wartawan diruangan kerjannya, (6/4/2018), menjelaskan, menyikapi informasi yang diposting oleh Firman Lautetu melalui akun FB Fir Lautetu, dirinya bersama beberapa tokoh masyarakat dan pemuda serta beberapa mahasiswa melakukan komunikasi dengan berbagai tokoh dan masyarakat TNS di Waipia terkait kebenaran informasinya sebagaimana postingan Saudara Fir Lautetu, dan data serta informasi yang diperolah ternyata tidak benar yang disampaikan Lautetu pada akun Fbnya.

“ Karena itu selaku keterwakilan Masyarakat TNS yang ada di Kota Ambon, dirinya bersama dengan beberapa Tokoh Pemuda dan Mahasiswa TNS serta didampingi Bernadus Kelpitna, SH selaku Kuasa Hukum mendatangi Unit Pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Maluku, pada Kamis (5/4/2018) pukul. 19.30 Wit, untuk melakukan pelaporan terhadap Firman Laurtetu, pemilik akun Fir Lautetu. Laporan pelanggaran ITE yang dilaporkan oleh, saya beserta beberapa Warga TNS ke SPKT Polda Maluku, diterima oleh Kepala Siaga SPK Bripka Alberth Manuhua. Laporan kami juga telah dimuat dalam tanda bukti lapor, dengan nomor TBL:167/XIV/2018/SPKT Polda Maluku, dengan delik pengaduan adalah ujaran kebencian melalui media elektronik. Dan dasar pengaduan adalah UU ITE nomor 19 tahun 2016 pasal 45 A ayat (2),” ungkap Doktor muda FKIP Unpatti itu.

Lanjut dikatakan, dalam laporan aduan di SPKT Polda Maluku, ada 2 masalah yang menjadi prinsip dari aduan tersebut, yaitu, mengenai pemberitaan yang disampaikan oleh pemilik Akun FB Fir Lautetu itu informasi Hoax (Tidak benar) dan hal kedua yaitu berkaitan dengan isu SARA.

“Setelah mendapat informasi serta bukti foto dari pengelola KKN Unpatti, kalau pasca beredarnya isu postingan tersebut Ketua-ketua kelompok dari 16 kelompok Mahasiswa KKN di Kecamatan TNS yang juga didalamnya ada mahasiswa yang beragama Muslim melakukan pertemuan pada hari kamis, 5/04/2018 yang bertempat di kantor Kecamatan TNS dan Camat TNS turut diundang pada pertemuan tersebut untuk mengecak semua informasi yang diposting, dan hasilnya adalah tidak pernah terjadi hal tersebut.Selain itu hari kamis kemarin saya langsung bertemu dengan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fisip Unpatti untuk menyampaikan keberatan atas perlikau Sudara terlapor karena yang bersangkutan adalah mahasiswa aktif FISIP Unpatti,” tutur Melay.

Dijelaskan, saat masuk ke ruangan Wadek Kemahasiswaan, dirinya juga sempat bertemu dengan Lautetu yang saat itu sedang menghadap Wakil Dekan terkait postingan SARA pada akun FB-nya.

“ Saat bertemu dengan dia (Pemilik Akun FB Fir Lautetu), saya sempat melakukan protes kepada yang bersangkutan mengenai postingan dengan informasi yang tidak benar tersebut. Saya juga bertanya mengapa dia mengahpus postingannya serta saya juga mengkonfirmasi kepada yang bersangkutan apakah itu adalah akun Fb aktif dan juga yang di psoting adalah benar-benar dia yang mempostingnya ? jawaban yang bersangkutan adalah benar. Saya hanya menanyakan hal-hal tersebut dan penjelasan lainnya dari yang bersangkutan detailnya itu lebih diketahui oleh pihak Fisip Unpatti yang telah melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan,” Tandasnya.

 Dirinya, berharap, pihak Polda Maluku, sesegera mungkin melakukan proses hukum terkait dengan postingan dari pemilik akun Fir Lautete yang dipostingnya tanggal 5 Maret 2018, sekitar pukul 05.00 WIT.

Selain itu sebagaimana yang dikutip oleh INTIM NEWS, dari postingan akun FB Fir Lautetu, Jumat (6/4/2018), juga telah menyempaikan permohohan maaf

“ Assalamuallaikum, saya atas nama Firman Lautetu meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat TNS terkhusus nya masyarakat Jerili dan Waru saya memohon maaf yang sebesar-besarnya.Terkait dengan postingan saya pada hari kamis. bahwa ternyata saya salah dalam menanggapi informasi yang diberikan. ternyata informasi itu merupakan salah satu budaya yang dimiliki oleh masyarakat TNS. oleh nya itu saya selaku masyarakat hukum akan mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku.Sekali lagi saya meminta maaf dan saya sangat menyesal terkait dengan postingan saya. Wassalam TTD: Firman Lautetu,” Kutipan postingan di akun FB Fir Lautete. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com