Hukum & Kriminal

Motor Anggota Polri Raup Dibawa Kabur OTK

Ilustrasi-aksi-pencurian-sepeda-motor-Ist

Ambon, Maluku– Sebuah sepeda motor Suzuki merk Satria bernomor polisi DE 4597 P,milik seorang anggota Polri, La Ode Kasdin (21 tahun), yang diparkirnya di samping WC umum Terminal Mardika,Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, rauph dibawah kabur oleh orang tak dikenal (OTK), Sabtu (7/4/2018),sekitar pukul 23.00 WIT.

Nasib sial yang dialami oleh La Ode Kasdim, saat dirinya bersama dengan seorang temannya yang berboncengan dengan sepeda motor miliknya melaju dari arah Tantui,berhenti di parkiran samping WC umum Terminal Mardika, yang kemudian keduanya bersama langsung masuk ke adalam WC untuk buang hajat (Bab).

Usai bab, korban bersama dengan temannya yang keluar dari dalam WC pun kaget bulan kepalang saat melihat sepeda motornya sudah tidak berada ditempat parkiran.

Sebelum melaporkan hilangnya motor berwarna putih dan biru itu ke Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, kurang lebih 3 hari, anggota polisi itu mencari keberadaan kuda besinya, namun tidak pernah ditemukan.

Akhirnya, La Ode Kasdin melaporkan kasus tersebut ke Polres Ambon pada, Selasa, (10/4/2018) sekitar pukul 14.30 WIT.

Paur Subbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease Ipda Agus Matatula, yang dikonfirmasi Wartawan terkait dengan kasus hilangnya sepeda motor milik La Ode Kasdin, anggota Polri, dirinya, mengatakan kasus tersebut telah ditangani oleh Unit SKPT Polda Maluku yang telah menyerahkan kasus tersebut ke Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease yang masih melakukan penyelidikan.

Bukan saja motor anggota polisi saja, tapi motor warga lainnya yang dicuri, pun masih diselidiki.

“Motor anggota polisi serta milik warga yang hilang, yang telah dilaporkan ke Polres Ambon, sementara dalam penyelidikan pihak kami (polisi). Kalau ada yang mengetahui kejadian tersebut, segera lapor ke kita biar kita bisa menangkap pelaku,”tutur Ipda Agus Matatula.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengunci setir motor, atau roda kendaraan digembok biar tak gampang dibawa kabur pelaku pencurian.

“Saya imbau warga Kota Ambon, terutama pemilik sepeda motor roda dua untuk memastikan setir dikunci, bila perlu roda motor digembong pakai rantai. Ini kan lebih aman dan sulit buat pencuri membawa kabur motor,”Himbaunya.

Tindak pidana pencurian tersebut sebagaimana diatur dalam pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top