Politik

Latupono : Sebagai Wakil Rakyat, Harus Siap Di Kritisi

Rustam Latupono

Ambon, Maluku- Demo Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon terkait perjalanan dinas anggota DPRD Kota Ambon dan sejumlah pejabat Pemerintah Kota Ambon, ditanggapi santai Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono.

Kepada Wartawan di ruang kerjanya Sabtu (7/4/2018), Politisi Partai Gerindra mengatakan, sebagai wakil rakyat, harus membuka diri untuk dikritik oleh masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi atas demo HMI Cabang Ambon atas perjalanan dinas Aleg DPRD Kota Ambon dan Pejabat Pemkot di Jepang. Ini bentuk perhatian warga atas kerja wakil rakyatnya,” ungkap Latupono.

Menurut Latupono, dengan adanya sikap kritis masyarakat terkait keberangkatan aleg DPRD Kota Ambon ke luar negeri termasuk di Jepang, maka DPRD harus lebih hati-hati dalam mengambil keputusan. Perjalanan-perjalanan dinas ke luar negeri yang dinilai tidak membawa dampak besar bagi daerah dan masyarakat, mestinya di hindari.

“Saya kira public tahu, posisi fraksi Gerindra saat itu. Kita melarang anggota fraksi kita ke Jepang. Karena menurut kami, perjalanan ke Jepang dengan Pemkot, terlalu banyak anggaran yang dihabiskan hanya untuk menyaksikan proses penandatangan MoU dengan mahasiswa. Sikap ini bukan sekedar fraksi tunjukan untuk menarik perhatian public akan kerja fraksi Gerindra di DPRD Kota Ambon, tetapi bagi kami, sangat tidak rasional uang daerah sebanyak itu hanya di keluarkan untuk proses penandatangan MoU dengan mahasiswa. Apakah, konsentrasi anggaran daerah Rp1,9 miliar belum cukup untuk membantu pembiayaan studi 18 mahasiswa ini di Jepang. Masih banyak perhatian kita untuk menjawab kebutuhan lainnya. Tanpa kita sadari masih banyak anak-anak kita  yang butuh bantuan dana untuk penunjangan studi S2 atau S3 di luar negeri. Mari kita berikan perhatian yang sama,” kata Latupono.

Latupono berharap, agar kritikan masyarakat ini mampu memperkuat komitmen aleg DPRD Kota Ambon dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. Dirinya juga menyarankan agar masyarakat juga lebih kritis terhadap perjalanan-perjalanan dinas pejabat Pemkot. (IN-14)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top