Militer

Kapolda Maluku, Tegaskan Pecat Panitia Penerimanan Anggota Polri T.A 2018, Yang KKN Dan Pungli

DSC_0964

Ambon, Maluku– “Ditegaskan, apabila ada penyimpangan dalam penerimaan anggota Polri, para orang tua calon anggota Polri, bisa melaporkan ke saya selaku Kapolda Maluku. Saya ingatan kembali kepada panitia leaning by experion (belajar dari pengalaman), tempat lain sudah ada yang dipecat, jadi silahkan kalau mau nyusul. Saya akan tindak tegas pungutan liar yang dilakukan oleh panitia penerimaan polri, biar perlu dipecat secara tidak hormat,” Tegas Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budi Revianto, S.IK, dalam sambutaannya, pada acara, penandatangan integritas dan pengambilan sumpah panitia calon taruna Akpol,Bintara dan Tantama Polri,T.A 2018 Polda Maluku, Jumat (13/4/2018),kemarin.

DSC_0954Dikatakan, berbicara mengenai fakta integritas, itu berarti , komitmen diri yang dinyatakan dan diambil sumpah , bermunajat kepada Tuhan Yang Maha Esa.Untuk penerimaan anggota polri, tidak ada yang bisa menolong para calon anggota polri, baik itu panitia penerimaan sekalipun. Yang bisa menolong calon anggota polri adalah , diri sendiri, dan dorongan serta suport dari orang tua.

“ Dengan usia penugasan selaku anggota Polri yaitu 38 tahun-40 tahun itu artinya, masuk polisi itu dilarang bayar alias gratis. Sama seperti saya mencontohkan diri saya, yang dari keluarga miskin dan bukan dari keluarga polri, namun alhamdulilah saya bisa merubah dunia, hingga bisa menyandang pangakat 2 bintang. Ini sebagai suport kepada adik-adik calon anggota polri secara keseluruhan agar jangan pernah minder,jangan pernah rendah diri, dan semangat. Untuk masuk polisi gratis, tidak dipungut biaya apapun,” tutur Kapolda Maluku.

Ditegaskanya, apabila ada penyimpangan dalam penerimaan anggota Polri, para orang tua calon anggota Polri, bisa melaporkan ke dirinya selaku Kapolda Maluku.

“ Saya akan tindak tegas pungutan liar yang dilakukan oleh panitia penerimaan polri, biar perlu dipecat secara tidak hormat. Saya tidak pernah main-main. Bila ada komplen dan bukti laporan yang kuat,itu berarti kalianlah yang memilih jalan sendiri untuk dipecat secara tidak hormat,” Ungkapnya.

Dijelaskannya, berbicara mengenai transparansi, dan bersih dalam penerimaan anggota Polri, proses ini dibuat secara mekanisme dan sistematis yang tidak ada lagi penyimpangan yang dilakukan dalam penerimaan anggota polri tahun 2018.

“Saya selaku Kapolda Maluku, sekaligus sebagai ketua panitia daerah penerimaa polri tahun 2018, dimintakan oleh panitia untuk memasang CCTV untuk mengawai saat dilakukan proses pendaftaran bagi calon anggota polri. Apabila ada yang konspirasi antar calon anggota polri bersama orang tuan, ataupun walinya, saya tidak ragu-ragu untuk mendiskualifikasi calon anggota polri tersebut, Saya pernah buktikan hal tersebut saat saya pernah menjabat selaku Kapolda Sulawesi Tenggara (Sulteng),” Tuturnya.

Ditekankanya, kepada panitia harus memegang teguh prinsip penerimaan anggota Polri, yang bersih, transparan dan akuntabel, dan humanis.

Berbicara bersih jangan sampai Polri hilang satu generasi dikarenakan adanya sogok- menyogok. Sehingga setelah bertugas 30-40 tahun yang bersangkutan berusaha mengembalikan modalnya dengan memeras orang lain.

Trasparan dilakukan dengan One Day Service artinya setelah menjalani proses tes, langsung diumumkan hasilnya. Sehingga tidak ada lagi pengocokan data dan hasilnya langsung diumumkan. Bebas dari KKN dan jangan jadi broker dan calo, pungli, dan rekayasa dengan cara menghubungi peserta dengan janji akan meluluskan calon anggota polri dalam rekrutmen anggota polri tahun 2018.

Bagi tim Admistrasi harus benar-benar memeriksa kelengkapan adminstrasi calon anggota polri sesuai dengan persyaratan serta kaitkan dengan instansi pemerintah.

DSC_0962“Saya yakin dan percaya, tidak ada panitia penerimaan anggota polri, yang mau menggadaikan pangkat dan jabatannya untuk menolong dan menerima imbalan, kalau tidak inggin dipecat secara tidak hormat. Kita belajar dari daerah lain yang panitia penerimaan anggota polri sudah ada yang dipecat secara tidak hormat karena menerima imbalan saat penerimaan anggota polri,” Ungkapnya.

Ditambahkannya, dari animo 2.934 total secara keseluruhan penerimaan anggota Polri tahun 2018,untuk kuato Polda Maluku dengan jumlah penerimaan 1.769, sehingga, 1.665 akan gugur sesuai dengan ferifikasi factual.

“Kalaupun ada yang ingin mengundurkan diri terlebih dahulu, yach silahkan saja, tidak ada yang menyuruh adik-adik untuk masuk polisi termasuk Kapolda sekalipun. Tidak ada yang susah dalam penerimaan polri, tinggal bagaiman perjuangan untuk menjadi seorang anggota polri. Dilarang calon anggota polri melakukan kecurangan dalam bentuk apapun. Bila ada calon siswa yang ketahuan menggunakan sponsor atupun koneksi dengan panitia penerimaan, secara tegas akan didiskualifikasi dari penerimaan anggota Polri. Mari berkompetisi secara sehat dan benar tanpa ada KKN,”Tegasnya. (IN-07).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top