Hukum & Kriminal

Jadi Bandar dan Penjual Togel, 2 Warga Kudamati,Ambon, diciduk Polisi

20171016065207-tof

Ambon,Maluku– Tindak lanjut penanganan maraknya peredaran judi togel,yang sering meresahkan masyarakat, sebagaimana yang disampaikan langsung oleh warga Kecamatan Nusaniwe dan warga Kecamatan Sirimau, kepada Kapolda Maluku, Irjen Pol Andap Budi Revianto, dalam acara bakumpol,bacarita Kamtibmas,pada beberapa hari lalu,akhirnya membuahkan hasil.

Hal ini dibuktikan oleh Tim Tindak Subdit 3 Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Polda Maluku, yang berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 orang warga Kudamati,sebagai bandara dan penjual togel kepada masyarakat di Kota Ambon.

Kabid Humas Polda Maluku,Kombes Pol Muhamad Roem Ohitat kepada INTIM NEWS,Minggu 15/4/2018), mengatakan 2 warga Kudamati,Kecamatan Nusaniwe,Kota Ambon yang berhasil ditangkap oleh Tim Tindak Subdit 3 Ditreskrimum Polda Maluku,pada Sabtu (14/4 2018), pukul 18.30WIT,berinisial, H.T.P (41 tahun),alamat Jln.Dokter kayado Rt 008 Rw 05, Kudamati Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon dan Y.H.B alias A (61 tahun), alamat, jln dr. Kayadoe,RT 007/RW 05, Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

“Pelaku H.T.P dan Y.H.B alias A yang diamankan oleh anggota Tim Tindak Subdit 3 Ditreskrimum Polda Maluku merupakan Bandara dan Penjual kupon Puti (togel),di jln dr. Kayadoe ,Kudamati, Kecamatan Nusaniwe kota Ambon,” ungkap Kombes Pol.M.R.Ohirat.

Dikronologikan, kejadian berawal,ketika Tim Tindak Subdit 3 Ditreskrimum Polda Maluku yang di pimpin oleh Ipda Bara Pratama melakukan pemantauan sejak sore hari sekitar pukul 17.30 WIT-  pada pukul 18.30 WIT, berhasil melakukan penangkapan terhadap Y.H.B alias A yang saat itu sementara menulis sejumlah nomor, diatas kupon putih (Togel).

Setelah ditangkap dan diamankan, pelaku Y.H.B alias A, yang diintrogasi oleh anggota Tim Tindak Subdit 3 Ditreskrimum Polda,mengakui bandar togel adalah pelaku H.T.P.

Pelaku H.T.P. yang saat itu mendatangi pelaku Y.H.B alias A, akhirnya dapat ditangkap oleh anggota Tim Tindak Subdit 3 Ditreskrimum Polda.

” Dari tangan kedua pelaku yang berhasil ditangkap,anggota Tim Tindak Subdit 3 Ditreskrimum Polda Maluku berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa,uang tunia sebesar, Rp.510.000, 3 buah bolpoin, 5 buah buku kupon putih yang belum ditulis, 1 buah buku kupon puti yang sudah ditulis, 2 lembar kode si unyil. Kedua pelaku yang telah menjalani pemeriksaan di ruangan penyidik Subdit 3 Ditkrimum Polda Maluku langsung ditahan di rumah tahanan  (Rutan) Mapolda Maluku di Tantui. Kedua pelaku disangkakakan dengan pasal 303 ayat (3) KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” Pungkasnya. (IN-07)

 

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top