Seram Bagian Timur

DPRD Dukung Relokasi Tempat Hiburan Malam Yang Beroperasi Di Area Pemukiman Warga

arif foto

Bula,Maluku- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mendukung upaya sejumlah aliansi mahasiswa dan masyarakat dikota Bula yang meminta Pemerintah daerah (Pemda) segera merelokasi tempat hiburan malam (karaoke) yang beroperasi disekitar area pemukiman warga dan tempat wisata yang ada didaerah itu.

“Kami beberapa kali didatangi oleh masyarakat yang terhimpun dalam beberapa aliansi pemuda meminta dan mendesak DPRD untuk berkordinasi dengan Pemerintah daerah menutup tempat-tempat hiburan (karaoke) di SBT tapi lebih terkonsentrasi pada pada karaoke yang ada disekitar pemukiman atau tempat wisata, itu artinya lebih kepada karaoke-karaoke yang ada dibagian barat kota Bula, “kata ketua DPRD SBT, Agil Rumakat kepada media ini minggu kemarin.

Meski demikian kata Rumakat, sebelum melakukan relokasi, Pemda terlebih dulu menyiapkan lokasi yang akan digunakan pengusaha hiburan malam untuk melanjutkan usaha yang tengah dijalani. Ini karena, usaha tempat hiburan malam yang dijalani para pengusaha itu juga mendapat izin dari Pemerintah daerah lewat instansi terkait.

“DPRD pada prinsipnya setuju, tetapi harus diikuti dengan kebijakan Pemerintah daerah untuk merelokasi mereka ke tempat mana? Karna pendirian usaha hiburan malam ini bagian dari jenis usaha. Jenis usaha yang dilakukan di SBT ini pasti mendapat perizinan dari Pemerintah daerah (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) artinya bahwa Pemerintah daerah memberikan legitimasi kepada mereka untuk berusaha disini otomatis Pemerintah daerah tidak boleh serta-merta menutup usaha tanpa alasan yang jelas, “ungkapnya.

Kata dia, DPRD tetap memberikan ruang usaha bagi setiap pengusaha yang ingin berinvestasi didaerah itu termasuk usaha hiburan malam. Namun dia, meminta usaha tempat malam yang dijalani harus benar-benar sebatas karaoke tidak lebih dari yang lainnya terutama praktek prostitusi. Untuk itu, Rumakat meminta Pemda lewat dinas terkait harus melakukan pengawasan terhadap tempat usaha hiburan malam yang beroperasi didaerah itu.

“Kalau ada desakan dari masyarakat seperti begini DPRD juga punya keinginan yang sama tapi DPRD tetap memberikan ruang usaha kepada mereka. Untuk itu, saran kami kepada Pemda untuk merelokasi mereka ke tempat lain dengan tetap memberikan pengawasan kepada mereka untuk usaha sebatas karaoke jangan sampai ada praktek prostitusi dan segala macam lainnya, “sambung dia.

“Ini ketegasannya ada pada dinas PTSP, dinas kesehatan, dinas sosial, untuk melakukan monitoring dan pengawasan sehingga semua orang yang ingin berusaha dikabupaten Seram Bagian Timur kita berikan kesempatan dan ruang tidak serta-merta memutus usaha mereka tanpa alasan yang jelas, “harap Rumakata. (IN-17)

 

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top