Hukum & Kriminal

Di Duga Cabuli Anak Tetangga,Oknum Pengusaha Di Kota Ambon Di Polisikan

cabul-sampai-hamil-digilir_20170407_160248

Ambon,Maluku– R. S alias R (23 tahun), warga Wara Air Kuning, Rt 001/Rw 019,Kecamatan, Sirimau Ambon,akhirnya dilaporkan oleh tetangga rumahnya, N.S (37 tahun),ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polres P.Ambon dan Pp.Lease,Rabu (11/4/2018), sekitar pukul 17.00 WIT,lantaran diduga mencabuli anak tetangganya, N.A.I (9 tahun).

Informasi yang dihimpun INTIM NEWS,dari laporan polisi diruangan Humas,Kamis (12/4/2018),menjelaskan kasus pencabulan anak yang dilakukan oleh pelaku R. S alias R, kepada korban N.A.I, terjadi pada Selasa (10/4/2018),sekitar pukul 16.00 WIT, di rumah korban yang berada di Stain.

Kasus pencabulan tersebut akhirnya terbongkar setelah korban memberitahu perlakukan asusila yang dialaminya kepada ibunya yang saat itu sedang mencuci pakaian.

Kepada ibunya korban menceriterakan tindakan bejat yang dilakukan oleh pelaku kepada dirinya saat korban hendak membeli minyak tanah.

Korban pun mengatakan kepada ibu,katanya ” mama Rama tadi beli minyak tanah,dia kasih masuk tangan ke bagian daerah kewanitaan “.

Mendengar pengakuan kisah pilu yang diceriterakan oleh putrinya itu,ibu korban pun langsung naik pitam dan bersama korban mendatangi pelaku untuk menanyakan perbuatan bejatnya itu.

Saat ditanya oleh ibu korban,pelaku pun mengelak dan menyangkali perbuatannya yang sama sekali tidak dilakukan olehnya kepada korban.

Pelaku yang sempat mengelak perbuatannya itu,tak berkutik setelah korban kembali mengakui perbuatan bejat pelaku kepada korban dengan cara rok korban  diangkat oleh pelaku dan kemudian pelaku memasukan jari ke daerah kewanitaan korban.

Usai mendengar pengakuan yang dilontarkan oleb putrinya,ibu korban akhirnya memutuskan untuk melaporlan perbuatan asusila yang dilakukan pelaku,ke Polres P.Ambon dan Pp.Lease.

Paur Humas Polres P.Ambon dan Pp.Lease,Ipda Agus Matatula yang dikonfirmasi,Wartawan diruangan kerjanya, Kamis (12/4/2018), membenarkan adanya kasus pencabulan anak dibawah umur yang dilaporkan oleh ibu korban ke Unit SPKT Polres P.Ambon dan Pp.Lease.

” Pelakunya telah diamankan oleh Unit SPKT Polres P.Ambon dan Pp.Lease, dirumah tahanan Polres P.Ambon dan Pp.Lease. Pelaku juga saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh Unit Perlinduangan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease,” ungkap Ipda Agus Matatula.

Tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur,sebagaimana diatur dalam pasal UU RI nomor 35 tahun 2014,tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,atau pasal 290 KUH Pidana dengan ancaman hukuman,maksimal 7 tahun penjara. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top