Maluku

BI Perwakilan Maluku Gelar Evaluasi Dana Desa

BI Evaluasi Dana Desa

AMBON, MALUKU- Bank Indonesia Perwakilan Maluku bersama dengan 20 desa/negeri , menggelar evaluasi terkait penyaluran dana desa selama tahun 2017.Kemudian, mengidentifikasi masalah-masalah terkait penyaluran dana itu sendiri.

“Adanya keterlembatan dari pengajuan sehingga, berdampak pada realisasi dana desa.Bank Indonesia melakukan uji sample 20 desa yakni 10 dari kota Ambon dan 10 lagi dari Maluku Tengah.Hal ini bertujuan untuk mengisi potret program penanganan kemiskinan,salah satunya melalui program penyaluran dana desa ini,”tutur Bambang Pramasudi ,Kepala Perwakilan BI Maluku, dalam kesempatan wawancara bersama INTIM NEWS, ( 18/04/2018).

Menurutnya,sesuai dengan apa yang diminta oleh pihak pelaksana yaitu, BI di forum ini,terkait dengan permasalahan yang sering terjadi dalam program ini ,dirinya mengaku,ada kerja sama antar kementerian desa dengan Polri di Jakarta dan ditindak lanjuti di provinsi serta kabupaten/ kota.Ada juga lembaga yang berkompeten yang diaudit ,untuk mengawas pada pintu awal,baru kemudian dilanjutkan ke BPKP dan Kejaksaan selanjutnya ke Kepolisian.

Dikatakannya juga, untuk provinsi sendiri sejauh ini menurut pantauan BI, masih berjalan dalam batas-batas yang normal.

Terkait pencairan 2018 sendiri saat ini diakui dirinya,melalui 3 tahap yakni ,minggu kedua Januari sampai minggu keempat bulan Juni itu, 20persen.Apabila 20 persen sudah berjalan dan mau cair tahap dua itu, harus ada laporan pertanggung jawaban tahap satu,baru bisa masuk ke tahap berikutnya.

Dirinya menjelaskan, dana desa yang sudah tersalurkan pada tahun 2018 yang tercatat pada rekening kas negara sudah disampaikan 20 persen ke rekening kas umun kabupaten/ kota.Sedangkan dari kabupaten/ kota sendiri sampai saat ini baru 9 desa khusus kota Ambon.

Sementara itu, untuk total 20 persen bagi Maluku sendiri aloksainya Rp963 Miliar.Itu dibagi per 20 persen ,jadi yang sudah terealisasi sekitar Rp192 Miliar.

Kepala bidang pembinaan pelaksaan anggaran ,Dirgohayu Widodo menambahkan,bersama dengan kantor pajak Ambon akan membantu aparat desa untuk lebih memahami dan lebih sadar pajak,melalui kegiatan sosialisasi. (Mg-01)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top