Lintas Peristiwa

Anggota Intel Korem 151/Binaya, Ditemukan Tewas Mengapung Di Galala-Ambon

Korban Tenggelam i

Ambon,Maluku-  Warga Galala,Kecamatan Sirimau,Kota Ambon,digegerkan dengan penemuan sesosok mayat seorang berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan tewas mengapung diperairan teluk Galala,pada Sabtu (7/4/2018), sekitar pukul 06.00 WIT.

Mayat berjenis kelamin laki-laki yang belakangan diketahui bernama Pelda Taufiq Lorobessy (51 tahun), anggota TNI AD dari Satuan  Intel Korem 151 Binaiya, yang bertempat tinggal, di Asrama rumah susun (Rusun), Nawa, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, yang ditemukan tewas mengapung diperairan teluk Galala tersebut, mengenakan pakaian seragam olah raga TNI AD.

Korban  pertama kali ditemukan oleh 3 orang Nelayan Galala,masing-masing, Tom Paays (65 tahun), Moses Bremer (30 tahun), Jon Joklely (53 tahun).

Kapolsek Sirimau AKP. W.B. Minanlarat,SH, yang dikonfirmasi INTIM NEWS, Sabtu (7/4/2018), menjelaskan, penemuan mayat Pelda Taufiq Lorobessy,berawal ketika, Nelayan Galala, Tom Paays (Saksi), yang saat itu sedang memancing melihat sesosok mayat laki-laki yang tersangkut dikail pancingnya.

” Melihat kailnya, yang tersangkut sesosok mayat laki-laki,membuat saksi T Paays akhirnyameminta tolong  kepada  2 orang teman Nelayan lainnya, yakni Moses Bremer, Jon Joklely,”ungkap AKP W.B.Minanlarat.

Mendengar teriakan saksi tentang penemuan mayat, kedua saksi lainnya langsung mendekat. Setelah dipastikan penemuan tak lasim itu, ketiga saksi lantas menginformasikannya kepada warga.

Lanjutnya, setelah mendapat laporan warga, anggota PRC JMP datang dan mengamankan TKP. Setelah itu sekitar pukul 07.00 WIT Ka SPK Ipda Zadjuhardi  bersama angota SPK, dan di bantu oleh angota penjagaan serta piket inafis Polres P.Ambon dan Pp.Lease, medatangi TKP. Usai melakukan olah TKP kemudian piket PRC JMP Polda Maluku bersama anggota Polres P.Ambon dan Pp.Lease, langsung membawawa jenasah Pelda Taufiq Lorobessy tersebut ke rumah sakit Bhayangkara Ambon untuk di visum.

” Jenasa Pelda Taufiq Lorobessy hingga kini masih berada rumah sakit Bhayangkara. Kasus ini telah ditangani dan dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease. hingga kini kita belum mengetahui pasti penyebab kematian korban, ” Tandasnya. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top