Hukum & Kriminal

Tuding Kasus Dugaan Pemerkosaan Anaknya Mangkrak, Keluarga Korban Ancam Mengadu Ke Ombudsman- Komnas HAM

Kasus Pemerkosaan Mangkrak

Ambon, Maluku- Resah dengan proses penyelidikan yang dilakukan oleh Penyidik Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease, terhadap kasus  I.D.K, (Korban) ) siswa kelas III SMA Negeri 1 Hatu, yang diduga diperkosa oleh pelaku N.M CS, (29/1/2018), keluarga korban berniat mengadukan hal tersebut juga ke pihak Ombudsman RI dan Komnas Ham RI.

“Selaku keluarga korban, kami sangat resah dengan proses penyelidikan yang dilakukan oleh Penyidik Unit PPA Satreskrikm Polres P.Ambon dan Pp.Lease yang sampai saat ini belum ada kejelasan yang pasti soal penahanan kepada N.M dan teman-temannya. Anak kami menjadi korban bahkan telah menjalani proses visum dari Dokter  Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku di Tantui,pada 29/1/2018, tetapi kenapa kasusnya hingga kini masih kabur. Kalaupun kasus ini tidak ditangani serius oleh Penyidik PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease, kami selaku keluarga korban akan mengadukan hal ini ke pihak Ombudsman RI dan Komnas HAM RI,” ungkap S. Manuputty, tante korban kepada Wartawan di Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease, Senin (5/3/2018).

Selain itu, Penyidik PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease yang dikonfirmasi terkait dengan penanganan kasus dugaan pemerkosaan tersebut, mengatakan proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh Penyidik PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease.

“ Selaku penyidik PPA, kami masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Pasalnya dari keterangan korban yang kami dapatkan berbeda dengan keterangan yang disampaikan oleh para pelaku. 3 pelaku telah kami wajibkan untuk wajib lapor ,”ungkap Penyidik PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease.

Lanjutnya, dalam kasus dugaan pemerkosaan dengan korban I.D.K, Penyidik masih masih mendalami kasusnya. Pasalnya dari laporan yang dilaporkan oleh pihak keluarga korban, Penyidik PPA telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, namun itu masih terus kami dalami. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com