Hukum & Kriminal

Tegur Pemuda Mabuk, Patiradjawane Tewas Ditikam

Korban Kariu

KARIU,MALUKU- Dipengaruhi minuman keras (miras) tradisional (sopi), A.T (20) tega menikam Dominggus Pattiradjawane (44) warga masyarakat negeri Kariu, kecamatan Pulau Haruku ,Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) hingga meregang nyawa.

Peristiwa tersebut terjadi Jumat (03/03/2018) sekitar pukul 23.00 Wit. Informasi  yang berhasil dihimpun INTIM NEWS, Minggu (04/03/2018),kejadian penikaman yang di lakukan oleh A.T kepada Dominggus Pattiradjawane tersebut, bermula ketika pelaku bersama beberapa temannya yaitu E.R (18) dan M.L (16), sedang pesta miras dan membuat gaduh di depan Gedung Gereja Ebenhaezer Kariu.

Korban yang baru pulang ibadah pemakaman kerabat, saat sampai di  depan gedung gereja Ebenhaezer Jemaat GPM Kariu, tiba-tiba korban mendengar keributan antara pelaku bersama beberapa rekannya.

Korban lantas menghampiri pelaku dan rekan-rekannya dan meminta pelaku dan teman-temannya  untuk tidak membuat gaduh (mengeluarkan kata kotor) di depan gereja.

Tidak terima dengan teguran korban, pelaku lantas mendorong korban. Korban juga balik mendorong pelaku. Pelaku yang saat itu tengah dipengaruhi minuman keras, langsung tejatuh akibat dorongan korban. Pelaku yang saat itu sedang menggenggam sebilah pisau dapur stanlies steel  langsung menikam korban di bagian bokong (pantat) hingga menembus selangkangan korban.

Saat melakukan penikaman, pelaku Cs langsung melarikan diri, sementara korban dievakuasi oleh warga ke Puskesmas Pelauw. Namun nyawa korban tak tertolong akibat pendarahan hebat yang menimpa korban.

Adik kandung korban Benjamin Imanuel Pattiradjawane langsung melaporkan kejadian nahas ini ke Polisi Sektor (Polsek) Pulau Haruku pada Sabtu (2/03 /2018).

Selang dua jam setelah laporan, pelaku akhirnya diringkus oleh anggota Mapolsek di seputaran jembatan Wai Marake. Pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Pelauw.

“Kami belum bisa memberikan keterangn karena masih melakukan pemeriksaan kepada pelaku maupun beberapa saksi dan selain itu juga, pihak Polsek Pulau Haruku masih menunggu petunjuk dari Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, “ucap Kanit Serse Polsek Pulau Haruku.

Pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP pidana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (IN-07/IN-18)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com