Hukum & Kriminal

Soal Kasus Laka Lantas Jimmy Sitanala, Polres Ambon Tunggu Balasan Surat DPRD Malteng

Jimmy Sitanala dan Mobilnya

Ambon, Maluku-  Penganan kasus laka lantas yang menelan korban jiwa, F. P (39 tahun),  seorang tukang ojek, yang ditabrak oleh Mobil Honda Brio bernomor Polisi  DE 1579 AH diruas jalan raya, Sisingamangaraja, tepatnya didepan Toko Trisura, Transit Passo, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Minggu (25/3/2018) yang diduga dikemudikan oleh Jimmy G. Sitanala (41 tahun) Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, oleh Polisi menjadi sebuah permaslalahan “rumit” dalam penanganan perkaranya.

Hingga kini, pihak Polres p.Ambon dan Pp.Lease belum juga memanggil dan memeriksa sang pengemudi kendati saksi, Stella Matitaputty pegawai otoritas jasa keuangan yang saat itu ada dalam mobil nahas itu telah dipanggil dan diperiksa.

“ Yang pasti saya tidak pernah mengatakan yang bersangkutan sebagai tersangka, karena prosedurnya harus sesuai dengan persetujuan dari DPRD Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Untuk kasus laka lantas ini, Saksi Stela Matita Putih yang sudah diperiksa,juga satu saksi lainnya. Tinggal anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah saja yang belum diperiksa oleh Penyidik Laka Lantas Polres P.Ambon dan Pp.Lease karena harus sesuai dengan persetujuan dari DPRD Kabupaten Malteng. Yang bersangkutan sudah bersedia untuk diperiksa oleh Penyidik Satlantas Polres P.Ambon dan Pp.Lease,kalau saya periksa yang bersangkutan tidak sesuai dengan persetujuan DPRD Kabupaten Malteng, nantinya saya yang disalahkan dan saya bisa dipraperadilan,” ungkap Kasat Lantas Polres P.Ambon dan Pp.Lease, AKP Muhammad Bambang Surya Wiharga, S.IK, saat ditemui Wartawan diruangan kerjanya, Rabu (28/3/2018).

Dikatakannya, masih molornya  pemeriksaan kepada Jimmy G. Sitanala (Anggota DPRD Kabupaten Malteng),dalam kasus laka lantas tersebut harus sesuai dengan prosedur dan aturan. Yang mana pihaknya masih menunggu persetujuan dari DPRD Kabupaten Malteng agar Jimmy G. Sitanala dapat diperiksa sebagai saksi.

 “Kalau saya periksa yang bersangkutan (Jimmy.G.Sitanala), sesuai dengan permintaan yang bersangkutan, saya pun tidak bisa, karena aturannya sudah ada, saya tidak bisa tabrak aturan. Aturannya jelas,” ungkapnya.

Lanjutnya, sehingga untuk proses hukum Sitanala,  pihak Polres  tidak akan melakukan pemeriksaan maupun penahanan jika belum mendapat persetujuan dari DPRD Maluku Tengah.

“Yang pastinya saya telah membuat surat kepada DPRD Kabupaten Malteng terkait kasus yang bersangkutan, tergantung  dari Keputusan DPRD untuk membalas surat tersebut. Tetapi bila 30 hari tidak ada balasan dari DPRD, sudah tentunya kita akan melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan karena prosedurnya 30 hari  tidak ada balasan baru kita boleh lakukan pemeriksaan,” tutur AKP M.B.Surya Wiharga. (IN-07)

Baca juga : Pattiradjawane Tewas Ditabrak Mobil Anggota DPRD Malteng, Jimmy Sitanala

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top