Kota Ambon

Serang Siswa Sekolah Lain, 3 Siswa SMK Ambon Diamankan Polisi

Tawuran

Ambon, Maluku- Berlagak layaknya komplotan preman, sejumlah siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Ambon,menyerang pelajar SMA  Negeri 2 Ambon. Aksi tidak terpuji yang dilakukan oleh komplotan siswa SMK Negeri 4 Ambon terjadi di ruas, Jalan Jan Pays, Kecamatan Sirimau, hingga ke areal SMA 2, Kamis, (8/3/2018), sekitar pukul 10.30 WIT.

Aksi penyerangan antar pelajar tersebut akhirnya dapat diketahui oleh aparat Kepolisian Polres P.Ambon dan Pp Lease, yang saat itu sedang melakukan patroli. Aksi kejar-kejaran antara pelajar SMK 4 Ambon dan Anggota Patroli Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease pun tak dapat terhindarkan. 3 Pelajar  SMK  Ambon akhirnya behasil didigelandang ke Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease.

Tiga pelajar yang berhasil ditangkap polisi yakni M.L dan B.T, siswa SMK 4 Kudamati Ambon serta A Siswa SMK 1 yang berlokasi di Karang Panjang.

Informasi yang dihimpun INTIM NEWS di Mapolres P,Ambon dan Pp.Lease, 3 pelajar pembuat onar yang berhasil diamankan oleh anggota Patroli Satsabhara Polres P.Ambon dan Pp Lease yang tiba di Mapolres p. Ambon dan Pp Lease, tersebut,langsung digiring masuk ke ruangan Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Usai didata oleh anggota SPKT Polres P,Ambon dan Pp Lease, 3 oknum pelajar tersebut dibuat jera dengan jalan jongkok  memutari Lapangan Upacara Polres Ambon, sebanyak 2 kali. Tak sampai di situ, ML, BT dan A, disuruh sit up sebanyak 50 kali, sebagai bentuk pembinaan terhadap ketiga pelajar tersebut agar tidak melakukan perbuatannya lagi.

Tak lupa polisi memeriksa tas yang dibawa tiga siswa ini. Mirisnya, dalam tas tersebut, ditemukan 2 benda tajam dari tas BT.

“Itu untuk gunting rambut pak,” kata BT, pemilik gunting ini kepada polisi.

Tampak 2 SMK 4 didampingi seorang guru mata pelajaran Pendidikan dan Jasmani (penjas).

Sementara tak berselang lama, Wakil Kepala Sekolah SMK 4 pun tiba di Mapolres P.Ambon dan Pp Lease. Mereka tampak kecewa dan marah besar terhadap anak didiknya tersebut.

“Kita sedang memanggil orang tua masing masing,” kata Paur Humas Polres Ambon, Ipda Agus Matatula dirungan kerjanya.

Dikatakan, orang tua dan walikelas dipanggil agar dapat mengetahui perlakuan anak dan anak didiknya itu.

“Harapannya, mereka dapat mendidik siswa dan anaknya agar tidak mengulangi perbuatan mereka. Setelah itu baru tiga siswa ini dilepas,” tandasnya. (IN-07)

 

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com