Maluku

Sentuhan Ke Masyarakat, OJK Maluku Bersama TPKAD Buat Klaster

OJK

AMBON,MALUKU – Sebagai bentuk kontribusi langsung Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  perwakilan Maluku pada pengembangan ekonomi daerah, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) provinsi Maluku pada tahun 2018 ,akan memfokuskan upaya percepatan akses keuangan masyarakat, melalui pendekatan klaster.

“Bentuk kegiatan adalah sosialisasi, pelatihan keahlian dan pendampingan masyarakat secara berkelanjutan ,yang akan dilaksanakan sesuai dengan potensi dan komoditas unggulan daerah, di provinsi Maluku serta mendekatkan akses layanan keuangan, khusus kredit untuk mendukung permodalan usaha, “jelas Bambang Hermanto, Kepala OJK perwakilan Maluku, Kamis (08/03/2018) saat Media Update, di Kantor tersebut.

Hermanto menuturkan, pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis klaster Di provinsi Maluku, merupakan program kerja bersama antara TPKAD Maluku,Kabupaten Maluku Tenggara dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Maluku. Diketahui, sesuai hasil pemetaan-pemetaan oleh OJK Maluku,terdapat tiga klaster yang akan menjadi fokus program kerja TPKAD Maluku di tahun 2018.Pertama,Klaster Home Industry dan Pariwisata di Desa Mamala dan Morella, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) . Usaha yang dikembangkan adalah Jus Pala, Minyak Pala dan Minyak Cengkeh.

Kedua, Klaster Perikanan di Desa Tial,Kabupaten Malteng .Ketiga, Klaster Pariwisata di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) ,dalam kategori pengembangan  objek wisata disana.

Sementara itu, perkembangan program kerja TPKAD pada posisi Januari 2018,Agen Laku Pandai/LKD tercatat sebesar 1.339 age, meningkat 74.80 persen (yoy)  atau 573 agen, dari posisi Januari 2017 yang tersebar di 305 desa (meningkat 68 desa dibanding posisi Januari 2017),pada 11 kabupaten /kota di Provinsi Maluku.

Selain itu, jumlah bank penyelenggara Laku Pandai /LDK posisi Desember 2016 sampai saat ini, masih berjumlah lima bank yaitu, Bank BRI, Mandiri,BNI,BTN dan Sinarmas.

Sedangkan saldo Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel)  posisi Januari 2018,tercatat sebesar Rp6,51 Miliar, meningkat 152,7 persen (yoy) atau sebesar Rp3.93 miliar dari posisi Januari 2017.Jumlah rekening sebanyak 45.490 rekening, meningkat 130.50 persen (yoy) atau 25,755 rekening dari 19.735 rekening pada posisi Januari 2017 ,yang tersebar di 775 sekolah di wilayah Maluku, mulai dari jenjang PAUD hingga tingkat SMA/sederajat.Jumlah sekolah teraktivasi tabungan Simpel ini,meningkat 350 sekolah ,dibanding posisi Januari 2017.Hingga saat ini, bank penyelenggara tabungan Simpel berjumlah 11 bank. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com