Buru

Pemprov Maluku Tidak Tegas, Besan : Ada Kepentingan Bisnis di  Gunung Botak

Tarik Ulur Kepentingan di Gunung Botak

AMBON,MALUKU- Wakil Bupati Kabupaten Buru Amustofa Besan dengan terang-terangan mengakui,kompleksitas permasalahan yang terjadi di Gunung Botak,diakibatkan tidak tegasnya pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku pasalnya, disinyalir adanya kepentingan bisnis.

“Jadi pemprov selama ini tidak tegas. Kalau mau tegas, itu perintah Pak Presiden Jokowi waktu kunjungan ke sana itu ,sudah sangat tegas.Tapi nyatanya, sampai saat ini dengan kepentingan-kepentingan bisnis, itu banyak penambang liar maupun ada koperasi,investor yang katanya memiliki ijin khusus MoU dan lain-lain dari pemerintah provinsi, sampai saat ini masih ada. Coba teman-teman (wartawan-red) selidiki ke sana. Sudah fungsinya intelijen, fungsinya reserse di pihak Kepolisian ,Bapedalda,BLH menangani,” herannya dengan nada kecewa.

Pemerintah daerah akuinya, tidak punya kewenangan. Kewenangan itu sesuai regulasi ada pada pemerintah provinsi. Ini perlu ketegasan pemerintah provinsi dengan aparat-aparat penegak hukum. Ingatnya,sudah 23 kali penyisiran di Gunung Botak itu,difasilitasi oleh pemerintah daerah.

“Sudah 23 kali penyisiran,tapi buktinya masyarakat selesai penyisiran,seminggu dua minggu terulang lagi.Pemerintah kabupaten Buru selalu mengacu kepada regulasi.Hanya perlu ketegasan dari pemerintah provinsi ,aparat-aparat yang menegakkan  hukum di bidang lingkungan maupun dibidang pertambangan .Saya sangat prihatin.Bila diistilahkan, mau maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai,” bebernya, Kamis (22/03/2018),kepada sejumlah wartawan,usai mengikuti salah satu agenda dari Bappeda ,di Kantor Gubernur Maluku.

Dirinya mengaku,karena hari ini kalau regulasi dikembalikan ke kabupaten Buru,berarti kita pasti berkoordinasi dengan aparat penegak hukum .semua pelaku penambang liar, ilegal minning dan pelaku pencemar lingkungan segera ditindak.

“Kita hanya mampu melaksanakan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat yang ada di sekitar situ ,bagaimania mereka agar bisa sadar untuk menghindari itu,selebihnya perlu ketegasan pemprov,”sebut Besan. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com