Lintas Peristiwa

Pamit Makan Siang dari Isteri, Sopir Angkot Gunung Nona Ditemukan Tak Bernyawa

Korban bunuh diri Gng Nona

Ambon, Maluku- Diduga lantaran permasalahan rumah tangga,membuat  Yacob Lewaru alias Valen (46 tahun), seorang sopir angkot jurusan Gunung Nona, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri. Aksinya dilakukan di dalam kamar tidurnya, yang beralamat di Gunung Nona, RT 003/RW 04, Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon,Selasa (6/3/2018) sekitar pukul 14.00 WIT.

Roli Huwae, Ketua RT 003/RW 04, Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon,kepada Wartawan dilokasi kejadian menjelaskan, menurut informasi, sekitar  pukul 14.00 WIT (Jam 2 siang) korban yang ditemani sang istri, Evi Sopamena,  saat itu baru pulang mencari penumpang dengan mobil angkotnya dari terminal pasar Mardika, menyampaikan ke istrinya agar dirinya memarkirkan mobil angkotnya dan berhenti sejenak dan turun ke rumahnya untuk makan siang.

Korban pun akhirnya memarkirkan mobil angkotnya. Istrinya saat itu hanya menunggu korban di dalam mobil angkornya. Karena terlalu lama menunggu, istrinya akhirnya meminta si bungsu Naldo (20 tahun) untuk mengecek korban. Naldo pun kaget bukan kepalang, saat tiba dalam rumahnya dan membuka pintu kamar, dia  melihat ayahnya telah mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri dengan seutas tali berwarna biru .

“Melihat ayahnya yang sudah tak bernyawa dengan lilitan tali yang tergantung dan terikat dilehernya itu membuat sang anak korban akhirnya berteriak dan memberitahu warga sekitar. Korban yang meninggal ini seorang supir angkot trayek Gunung Nona bernomor Polisi DE 1228 MU ,” ungkap Huwae.

Dikatakannya, selaku RT setempat,  kehidupan rumah tangga korban dengan istrinya akur-akur saja, tetapi mungkin karena masalah internal dalam keluarga yang diduga membuat korban nekat mengkhiri hidupnya.

Pantauan INTIM NEWS dilokasi kejadian, masyarakat berbondong-bondong menghampiri rumah korban. Kapolsek Nusaniwe IPTU Salli Lewerissa yang tiba bersama dengan anggota Polsek Nusaniwe, di tempat kejadian perkara (TKP), sekitar pukul 15.30 akhirnya menurunkan jenasah korban yang masih tergantung. Sekitar pukul 15.45 WIT tim Identifikasi dari Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease yang tiba di TKP akhirnya melakukan indentifikasi kepada jenasah korban.

Kapolsek Nusaniwe,IPTU Salli.Lewerisa yang dikmonfirmasi Wartawan di TKP, menjelaskan berdasarkan identifikasi korban oleh Tim Indentifikasi dari Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease, korban murni  bunuh diri.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan ditubuh korban, dan korban murni mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri. Untuk masalahnya masih dikonfirmasi oleh Anggota Polsek Nusaniwe dengan keluarga korban,” ungkap IPTU Salli,Lewerissa. (IN-07)

 

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top