Seram Bagian Barat

Murad Ismail :  Saya Akan Pindahkan Ibukota Provinsi Maluku ke Pulau Seram

BAILEO Gemba

KAIRATU,MALUKU – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku periode 2018 – 2023  dengan jargon BAILEO (Irjen Pol Drs. Murad Ismail-Drs. Barnabas Orno) dalam kampanye dialogisnya, kini menyasar Kecamatan Kairatu, Kab,SBB, Kamis (1/3/2018).

Bertempat di Balai Desa Waimital, Kec. Kairatu, Kab. SBB  pasangan ini menjabarkan Visi dan Misinya. Kegiatan itu mengusung tema “Jadilah Pemilih Cerdas, dengan Memilih Orang terbaik,” itu dihadiri oleh

Irjen Pol Murad Ismail/Calgub bersama istri Widya Pratiwi, Drs. Barnabas Orno (Calwalgub) beserta istri, Hj. Habiba Pelu (Fungsionaris PKB), Hamdani Laturua (Ketua DPD Nasdem), Basri Damis (Ketua DPW PKB), Abas Ames Hanubun (Ketua DPW PAN), Mustafa Nasir Raharusun, S.Hi (Ketua Timses SBB),Rocky Dirk Papilaya, SH (Sekretaris DPC Gerindra),H. Abdul Thalib Kaisupi (Sekertaris DPC PPP Kab. SBB), Lucky Wattimuri (Fungsionaris DPD PDIP), La Nyong (Anggota DPRD SBB / PDIP), Fatmawati Abdullah (DPC PAN), dan Reinold Souhally, SH (Ketua Panwascam Kairatu). Kegiatan itu juga dihadiri oleh simpatisan dan loyalis BAILEO.

Dalam orasi politiknya,  Irjen Pol. Drs. Murad Ismail (Calon Gubernur Maluku) mengatakan, Pengganguran di Maluku masuk nomor 1 di Indonesia, tingkat kemiskinan nomor 4 di Indonesia, diriny berjanji saat diberikan mandat sebagai Gubernur, dia akn menjadi pion pembangunan di Maluku.

“Inilah tekad saya, mensejahterakan masyarakat Maluku,” tuturnya.

Dia berujar, dengan totalitas akan mencurahkan seluruh hati dan pikiran untuk membangun Maluku.

”Banyak sahabat-sabahat terbaik di Jakarta mulai dari Ketua DPR RI, MPR RI, DPD dan beberapa menteri. Saya kenal cukup baik sehingga dapat mendongkrak APBD Propmal. Kita juga komitmen untuk memekarkan Kab/Kota 5 sampai 15, supaya pembangunan merata seperti di Papua, termasuk pemindahan Ibu Kota Propinsi di Pulau Seram,” ujarnya.

 “Saya minta doa restu bersama dengan Pak Abas Orno membangun Maluku,” tambahnya.

Sedangkan Drs. Barnabas Orno (Calon Wakil Gubernur Maluku) pada kesempatan itu berharap kehadirannya menjadi kontestan pada Pilkada Maluku dan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur  bukan untuk memperkaya diri sendiri.

Dikatakan, keduanya berkomitmen untuk menuntaskan angka kemiskinan dan pengangguran di Maluku dengan mengundang para investor untuk menanamkan saham di Maluku.

“Kita akan dongkrak pendapatan dari sektor perikanan bila perlu kita akan jadikan kota industri perikanan, kekayaan energi dan tambang.  Saya minta dukungan masyarakat dan kiranya tolong dibawa dalam doa untuk Pasangan Drs. Murad Ismail dan Barnabas Orno menjadi pemimpin di Maluku .  Karena saya sebagai Calwagub pertama yang mengawali kampanye di Kab SBB, “ katanya.

Mustafa Nasir Raharusun, S.Hi (Ketua Timses) katakan Cinta tanah air sebagai bagian dari Iman, begitu juga komitmen Murad-Abas ingin membangun Maluku. Dari jabatan Dankor Brimob, Murad datang kesini untuk mengabdi.

“Saya mohon maaf kalau sudah mengganggu aktivitas hari-hari dengan kedatangan kita.  Maluku bisa itu artinya berdiri sejajar dengan Propinsi di Indonesia, harus jujur, menyentuh masyarakat, Maluku Baru harus mendapatkan pemimpin baru.  Akses jaringan Drs. Murad Ismail  membangun komunikasi dengan pengusaha dan parlemen di pusat sangat jelas untuk melahirkan tenaga kerja di Maluku dan investasi. Kehadiran Murad Ismail memberikan banyak solusi mengatasi problem di Maluku. Karakter yang dimiliki oleh Pasangan Ini, selalu menunjukan kesederhanaan kepada masyarakat Maluku.

Saya berharap untuk memberikan dukungan penuh kepada Pasangan Nomor Urut 2, karena beliau merupakan Jenderal Bintang 2, dari kelapa 2, pengambilan undi nomor 2 ini merupakan tanda-tanda alam, utk meraih kemenangan, “ tuturnya.

Pada kegiatan itu, Lucky Wattimury, Abdul Muthalib Kaisupy. S.Ag,  La Nyong, Ismail Marasabessy, S.Pd,Abdul Arief Samal juga turut memberikan orasi politiknya.

Di Kamal Masyarakat Kalwedo Kecewa

Sebelumnya pada kampanye dialogis di Desa Kamal, masyarakat MBD yang berdomisili di Desa Kamal merasa kecewa terhadap panitia kegiatan dimaksud. Pasalnya dengan adanya mis komunikasi kedua belah pihak, membuat acara tersebut terkesan tidak matang.

“Kalau dari awal ada koordinasi dari Parpol bersama Permata, kita juga bisa mengawal Calon Wabug, Barnabas Orno dengan tarian cakalele atau adat Kalwedo, ” tegas Ketua Paguyuban Persatuan Masyarakat Tenggara (Permata) Andi Unianan. (IN-14/JSY)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com