Politik

Miliki Basis Kuat Di SBT, SBB Dan Tual, PKS Optimis SANTUN Menang

Suhfi Majid

AMBON,MALUKU- Sebagai salah satu partai pengusung pasangan calon Gubernur Maluku 2018, Said Assagaff-Anderias Rentanubun, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diakui, telah menargetkan wilayah-wilayah yang nantinya akan menjadi basis kemenangan pasangan dengan jargon SANTUN itu. Diantaranya, Kabupaten SBB, SBT dan Kota Tual.

Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPW PKS Maluku Suhfi Majid kepada sejumlah wartawan, Rabu (07/03/2018) ,di Kantor DPW. Menurutnya, PKS dalam proses internal dengan pasangan SANTUN, sangat yakin akan meraih kemenangan di tiga Kabupaten tersebut, dengan hasil telak.

“Bagi kami PKS Maluku, kami telah melakukan konsolidasi-konsolidasi untuk memenangkan pasangan calon yang diusung. Untuk itu, bagi  kami ada beberapa daerah yang akan kami pasang untuk meraih hasil kemenangan maksimal , diantaranya Kabupaten SBT, SBB, serta di Kota Tual, sebab untuk di Kota Tual kami punya Walikota dari kubu PKS,” sebutnya.

Disinggung mengenai tim pemenangan pasangan SANTUN di 11 kabupaten Kota, dia mengaku, sejauh ini proses untuk pengukuhan tim pemenang di semua kabupaten/kota di Maluku, sudah hampir mencapai target 100 persen.

“Santun sudah melakukan pengukuhan di semua kabupaten/Kota di Maluku, guna bekerja meraih hasil kemenangan. Namun diantara semua daerah itu, saat ini masih tinggal Kabupaten MBD saja yang belum dikukuhkan tim pememangnya. Mungkin dalam waktu dekat sudah dibentuk dan dikukuhkan,” ujarnya.

Dia juga mengaku, walaupun SANTUN telah membentuk tim pemenang dari koalisi tiga partai pengusung dan satu partai pendukung yakni Partai Golkar (enam Kursi) Partai Demokrat (enam Kursi), PKS (enam kursi), serta PBB sebagai partai pendukung, namun diakuinya PKS akan tetap membuat satu tim internal dari kubu PKS.

“Setelah tim koalisi tersebut, PKS kemudian sudah nyatakan sikap untuk membentuk satu tim lagi, dari kubu internal. Dan ini sudah kami intruksikan kepada semua jajaran PKS Maluku. Hal tersebut dilakukan agar proses kerja politik dari PKS sendiri bisa secara maksimal dilakukan, dengan kontribusi dan konsolidasi dari semua kader partai,” ujarnya.

Untuk itu, dia menambahkan, dalam proses pemilihan gubernur Maluku 2018, memenangkan SANTUN adalah suatu kewajiban bagi pihaknya. Bahkan sambungnya, memenangkan SANTUN adalah suatu keharusan yang tanpa pengecualian.

“Bagi PKS , memenangkan pasangan SANTUN adalah kewajiban, keharusan, dan tidak ada pengecualian. Bagi kami, pada pemilihan gubernur kali ini, SANTUN sebagai pasangan calon petahana harus kembali memimpin untuk lima tahun mendatang,” katanya. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com