Seram Bagian Barat

Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Piru Diresmikan

Lapas Piru

PIRU,MALUKU- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Maluku Priyadi meresmikan Kantor Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Piru, Rabu (28/2/2018). Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham Maluku, Priyadi dihadapan para undangan mengatakan, pembangunan Lapas Kelas II B Seram Bagian Barat (Piru) telah direncanakan sejak tahun 2007 melalui pembebasan lahan, dan baru dibangun pada tahun 2009. Pembangunan itu baru selesai pada tahun 2016.

Keberadaan kantor Lembaga Pemasyarakatan di Piru untuk dapat memberikan pelayanan hukum yang bersih kepada masyarakat Seram Bagian Barat.

Peresmian Lapas Piru

“Ini Salah satu Unit Pelaksanaan teknis yang di ajukan menjadi wilayah bebas Kolusi bersih dan melayani. Atas dasar itulah saya diperintahkan oleh bapak Mentri Hukum dan HAM agar dapat meresmikan Lapas ini, “ tuturnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hikum dan Ham memberikan apresiasi kepada Bupati SBB karena telah mendukung  keberadaan Lapas di wilayah administrasinya Piru.

“Beliau (Bupati) inggin memastikan bahwa Lembaga pemasyarakatan Piru dapat memberikan kontribusi nyata kepada Masyarakat di Kabupaten ini. Salah satu tugas penting di dalam  pelaksaan sistim peradilan pidana itu awal dan ujungnya ada pada masalah penahahan dan pemeliharaan. Peran dari Lembaga pemasyarakatan ini di mulai dari masuknya warga binaan hingga keluarnya warga binaan ditengah masyarakat, “ ucapnya.

Peresmian Lapas Piru2.

Bupati SBB, M.Yasin Payapo dalam sambutanya mengatakan pihaknya tetap brsenergi dengan Kementrian Hukum dan HAM melalui Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Piru.

“Harapan Pemerintah Daerah kiranya para Warga Binaan yang sementara melayani pembinaan, setelah selesainya nanti dapat memberikan Kontribusi yang baik bagi lingkungan Masyarakat di mana mereka berada. Jangan berpikir untuk harus kembali lagi ke Lembaga Pemasyarakatan ini sebagai seorang Resedivis, “ harapnya.

Peresmian Lapas Piru1jpg

Bupati berharap seluruh elemen masyarakat dapat memberikan sosialisasi Masyarakat dalam Kabupaten untuk tidak membeda bedakan  para warga binaan  (memberikan sanksi social) ketika kembali ke masyarakat.

Pada kegiatan itu turut hadir,Bupati Seram Bagian Barat, M Yasim Payapo, Kapolres SBB, AKBP. Agus Setiawan, Kepala Kejaksaan Seram Bagian Barat, Samsidar Mono Arfa.SH, Kalapas Piru, Saiful Saril, Kapala Bapeda.Z Selano, Camat Seram Barat Roni Salenussa, Dan Ramil Piru Kapten Inf. Ato Laturake, mewakili Dan Ki Brimob Kompi II Batalyon B Piru Iptu.Supriyadi,  Para Pejabat Struktur Esalon.II dan Kepala Unit Pelaksana Teknis( UPT) Pemasyarakatan Se-kota Ambon dan Pulau Seram. (IN-14)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top