Hukum & Kriminal

Kantor DPC Partai Hanura Ambon Disatroni Maling

928-ilustrasi_pencurianistimewa-718x452

Ambon,Maluku- Maling yang berhasil membobol fentilasi kamar mandi, membuat sejumlah peralatan kantor DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), yang berlamat  di Jl Rijali nomor 23,Kecamatan Sirimau Kota Ambon, raup Dosatroni maling.

Informasi yang dihimpun INTIM NEWS di ruangan Humas Polres P.Ambon dan Pp.Leaae, Rabu (7/3/2018), menjelaskan,kasus pencurian di kantor DPC Partai Hanura yang berlamat di Jl Rijali nomor 23,Kecamatan Sirimau Kota Ambon,terjadi pada Selasa (6/3/2018), sekitar pukul 10.30 WIT.

Kejadian berawal ketika, pelapor Agil Mustafa (26 tahun), yang saat itu baru tiba di kantor DPC Partai Hanura, sekitar pukul 09.30 WIT, masuk ke ruang tamu dan menunggu pesan bendera partai Hanura yang sedang dibawa oleh salah seorang tukang jahit.

Saat sedang menunggu di ruangan tamu, pelapor yang mendapat telepon dari Ketua KNPI Maluku Muhammad Faisal Saitua, untuk meminta pelapor membuat kop surat audience dari KNPI untuk dibawa ke kantor-kantor.

Usai menerima telepon dari ketua KNPI Maluku untuk dibuatkan kop surat audience,selang 5 menit kemudian Ketua KNPI kemudian menyusul pelaku ke kantor DPC Partai Hanura untuk mengambil kop surat audience.

Pelapor yang didatangi oleh Ketua KNPI Maluku akhirnya masuk ke ruangan administrasi DPC Partai Hanura untuk membuat surat audience KNPI Maluku. Saat masuk ke ruangan administrasi pelapor pun kaget bukan kepalang saat melihat peralatan adminstrasi kantor DPC Partai Hanura berupa 1 unit computer merk Lenovo warna putih seharga Rp 9.000.000 dan 1 buah printer seharga Rp 800.000 dan speaker aktif seharga Rp 90.000 sudah tidak berada ditempatnya.

Pelapor yang melihat peralatan kantor yang tidak berada ditempat, membuat pelapor akhirnya mengecek ke ruangan belankang dan melihat pintu kantor DPC Partai Hanura sudah dalam keadaan terbuka.

Melihat kondisi kantor yang telah dirusaki oleh maling dan juga beberapa peralatan kantor yang tidak berada ditempatnya,membuat pelapor akhirnya mendatangi Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease,Selasa (6/3/2018), sekitar pukul 16.00 WIT untuk melaporkan kejadian itu.

Kasus pencurian yang dilaporkan di Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polres P.Ambon dan Pp.Lease, teregister dengan nomor polisi: LP/134/III/2018/Maluku/Res Ambon.

Kasus tersebut masih dilidik oleh Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top