Community

Jabat Kajati Maluku, Triyono Haryono Komitmen Tuntaskan Kasus Tipikor di Maluku

kejaksaan-tinggi-maluku2

Ambon, Maluku- Memulai tugas barunya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku,Triyono Haryono, SH, MH, berkomitmen, menuntaskan setiap tunggakan penyelesaian kasus tindak pidana korupsi (Tipikor), yang masih belum terselesaikan oleh Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Maluku.

Triyono Haryono,SH,MH, yang sebelumnya menjabat selaku Kapusdiklat Kejaksaan Agung RI dimutasikan dengan jabatan baru sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku menggantikan posisi Dr Manumpak Pane,SH, MH, yang dimutasikan dengan baru sebagai Direktur Perdata pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata Kejaksaan Agung RI sesuai dengan Keputusan Jaksa Agung RI,nomor :Kep-030/A/JA/02/2018.

Kejati Maluku Baru“Selaku Kepala kejaksaan Tinggi Maluku yang baru saja menjalankan tugas baru 3 hari di Kejati Maluku skala prioritas penanangan kasus korupsi yang masih belum terselesaikan oleh Kejaksaan Tinggi Maluku. Jaksaan Agusng RI mengingikan Zero-Zero,tunggakan (Penuntasan tindak pidana korupsi),kepada seluruh bawahan yang ada di Kejaksaan Tinggi. Sepanjang kasus tindak pindan korupsi itu bisa dibuktikan dan bisa dilimpahkan ke Pengadilan, saya akan perintahkan penyidik untuk secepatnya menyelesaikan tunggakan penyelasaikan kasus korupsi yang masih di tangani oleh Kejaksaan Tinggi Maluku,” ungkap Mantan Kapusdiklat Kejagung RI itu.

Selain itu, disinggung oleh Wartawan terkait dengan beberapa kasus korupsi, seperti kasus Tipikor Anggaran Pembangunan Water Front City Kota Namlea dan kasus Tipikor Terminal Transit Passso, serta kasus Reverse Repo Bank Maluku , yang masih mengambang dan belum terselsaikan oleh Kejaksaan Tinggi Maluku dimasa kepemimpinan Dr Manumpak Pane (Mantan Kejati ),dirinya mengatakan akan mempelajari kasusnya.

“ Kemarin, saat tiba 3 hari di Maluku, saya sudah baca melalui pemberitaan surat kabar mengenai kasus korupsi yang belum diselesaikan oleh Kejati Maluku,sehingga saya akan tetap mengusut tuntas kasusnya, dengan mempelajari sejauh mana telah ditangani kasus-kasus tersebut. Sekarang kan Saya baru bertugas sehingga saya belum bisa menyatakan stement apa-apa karena saya juga baru duduk di kursi Kepemimpinan selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku yang baru. Mudah-mudahan ada solusi terbaru kepada semua pihak. Saya juga akan tindak tegas terhadap kinerja Jaksa nakal dalam penangan kasus korupsi, selama itu masih dibuktikan yach saya akan tindak secara aturan yang berlaku dan tidak ada kata toleransi bagi Jaksa nakal tersebut,” tegas Triyono.

Tugas Triyono Haryono yang kini menjabat selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku yang baru menjadi berat. Hal ini dikarenakan, ada beberapa perkara yang merugikan Negara, kisaran Rp. 238, 5 milair yang ditinggalkan Mantan Kajati Maluku Dr Manumpak Pane, SH,MH, yang harus diselesaikan oleh Triyono Haryono.

Selain itu, juga dua kasus besar yakni, kasus korupsi Water Front City (WFC) Kota Namlea, Kabupaten Buru tahun 2015-2016 senilai Rp. 4.911.700.00, dan kasus Terminal transit Passo dengan tersangka, Asisten I Sekertaris Kota Ambon Angganoto Ura, Jhon Lucky Metubun selaku konsultan pengawas dan Amir Gaus Latuconsina yang saat ini sudah dalam tahap penyidikan. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top