Hukum & Kriminal

Ini Kronologi Oknum PNS PU Maluku Garap Korbannya

Perkosa Gadis Bawah Umur

Ambon, Maluku-  Kasus dugaan pemerkosaan dan pencabulan yang dilakukan oleh oknum pegawai PU Provinsi Maluku, E.L.W (46 Tahun) kepada gadis yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar,masing masing, A.G dan C.L telah ditangani oleh Polres P.Ambon dan Pp.Lease.

Kepada INTIM NEWS, Senin (19/3/3018) Kasat Reskrim P.Ambon dan Pp.Lease, AKP. Teddy mengkronologikan kasus asusila yang dilakukan oleh pelaku kepada dua korbannya.

Kejadian berawal ketika, korban A.G.L baru pulang berbelanja di salah satu kios dekat rumahnya. Dalam perjalanan pulang, korban berpapasan dengan tersangka. Kemudian tersangka memanggil korban dan mengajak korban masuk ke rumah tersangka. Saat berada dalam rumah, tersangka yang sudah dirasuki nafsu bejat, mendudukan korban di kursi.  Tersangka kemudian memasukkan tangan ke dalam celana korban dan meraba alat vital korban. Saat itu korban bereaksi mengancam tersangka untuk melaporkan perbuatan tersangka kepada orang tua korban. Tersangka yang takut lantas melepaskan korban untuk kembali  ke rumahnya.

Selang beberapa lama, Perbuatan cabul tersangka ini akhirnya sampai juga ke telinga orang tua korban. Mereka kemudian menginterogasi korban. Ternyata bukan hanya perbuatan cabul saja, korban juga mengaku pernah disetubuhi tersangka. Tak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh, ibu korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease untuk diproses hukum, Kamis (15/3/2018) Pukul 22.45 WIT.

Laporan itu teregister  dalam laporan Polisi nomor : LP/159/III/2018/MALUKU/RES AMBON, tanggal 15 Maret 2018.

Sementara Korban lainnya,  C.L (10) juga mengalami perbuatan yang sama dari tersangka. Bahkan perbuatan tersangka menyetubuhi dan mencabuli korban ini sudah berulang kali terjadi di rumah tersangka. Kesempatan tersangka mencabuli korban makin besar karena korban diketahui tinggal di rumah tersangka.

Perbuatan tersangka kepada C.L berbuntut pada laporan Polisi yang dilaporkan oleh R.L (56 tahun)ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polres P.Ambon dan Pp.Lease.

Laporan dengan korban C.L ini teregister dengan nomor : LP/158/III/2018/Maluku/Res Ambon.

Kasat Reskrim AKP Teddy berjanji akan memproses tersangka dengan korban berbeda sesuai masing-masing Laporan. Hal itu dilakukan agar korban bisa mendapat efek jera.  (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com