Seram Bagian Timur

Gayatri Wailissa Dapat PKS Award Pelajar Muda Berprestasi

Gayatri Wailissa

Bula,Maluku- Empat tahun silam tepatnya 23 Oktober 2014, Gayatri Wailissa sosok pelajar muda yang menguasai 14 bahasa asing meninggal dunia. Meski telah tiada, prestasi Almarhum Gayatri masih dikenang sejumlah pihak. Pada malam pembukaan rapat kerja tahun 2018 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtra (PKS) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menganugerakan remaja asal Siwalalat SBT ini sebagai pelajar muda berprestasi.

Penganugerahan PKS Award pelajar muda berprestasi kepada Gayatri diterima langsung sang Ibunda tercinta mewakili almarhum. Pemberian PKS AWARD yang sudah dilakukan ketiga kali ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada putra dan putri terbaik SBT yang memiliki karya, prestasi dan dedikasi kepada negeri dengan julukan “Ita Wotu Nusa” itu.

Selain Gayatri, PKS juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dianggap berjasa dibidang masing-masing. Mereka antara lain, Abdul Mukti Keliobas, Dr. Sumarni Rumfot, H.A.G. Wakanubun, Sohabul Suwakul, Sukardi Tueka, Nassar Rumatumerik, I Nengah Wartawan dan Alm. Muhamad Tella.

PKS Award

Penghargaan kepada total sembilan tokoh dengan sembilan nominasi tersebut diantaranya pertama, adalah Alm. Gayatri Wailissa, nominasi sebagai “Pelajar Muda Berprestasi”. Prestasi pelajar asal Siwalalat cukup gemilang dibidang lingustik. Menjadi duta ASEAN untuk anak tahun 2012-2013, delegasi tunggal Indonesia dalam “the right of childrens convention” atau konvensi hak-hak anak tingkat ASEAN di Thailand, sekaligus meraih gelar Doktor Cilik dari Perdana Menteri (PM) Thialand.

Kedua, DR. Sumarni Rumfot, nominasi tokoh “Perempuan Berprestasi”. Wanita asal Tutuktulo ini adalah sosok perempuan SBT yang pertama yang berhasil meraih gelar Doktor dibidang pendidikan pada Universitas Negeri Makassar (UNM). Saat perempuan berparas cantik ini tercacat sebagai dosen di Universitas Pattimura Ambon.

Ketiga, Sahabul Suwakul, nominasi sebagai “Seniman Pencipta Lagu”. Karyanya seniman asal pulau Gorom ini yang berjudul “Gumuame Tawotu Wanuea” merupakan lagu perjuangan yang tidak bisa dilupakan oleh masyarakat SBT. Lagu ini menjadi spirit pemekaran negeri Berjuluk “Ita Wotu Nusa” itu.

Keempat, Sukardi Tueka, nominasi sebagai “Atlit Muda Berprestasi”. Putra Bula ini berhasil mengharumkan nama SBT pada berbagai ajang kejuaraan Kempo dengan deretan prestasi, yakni medali perunggu pada kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar Maluku (POPMAL) tahun 2014 kategori landori kelas 72 kg yang digelar di Ambon, medali perak pada kejuaraan Nasional UNHAS CUP kategori londari 72 kg di Makassar dan medali emas pada kejuaraan Kempo kelas bebas se-Asia Tenggara di Universitas Brawijaya Malang.

Kelima, Nassar Rumatumerik, nominasi sebagai “Guru Pelopor Pengentasan Angka Putus Sekolah Pendidikan Menegah”. Karya dan dedikasinya cukup dirasakan Masyarakat SBT dibidang pendidikan menengah. Dua sekolah yang berhasil dipelopori oleh sang Guru adalah SMPN 1 Tutuktolo dan SMAN 1 Tutuktolo.

Keenam adalah H.A.G Wakanubun, menerima nominasi sebagai “Peletak Dasar-Dasar Pemerintahan SBT”. Sosok birokrat teladan yang menjabat sebagai Bupati SBT periode pertama tahun 2004-2005.

Ketujuh, Alm. Muhamad Tella, dengan nominasi “Sesepuh Tertua Tim Pemekaran SBT”. Selalu hadir ditengah-tengah perjuangan pemekaran SBT dengan lantunan doa-doa yang dipanjatkan. Satu kalimat yang pernah menggugah yang pernah sosok ini sampaikan adalah “Kalau harus ada nyawa yang mesti dikorbankan demi tercapainya tujuan perjuangan ini, maka itu adalah nyawaku”.

Kedelapan, I Nengah Wartawan, dengan nominasi “Tokoh Penggerak UKKM”. Pendiri koperasi Surya Pratama ini kini memiliki jumlah anggota lebih dari 600 orang dengan total income pertahun lebih dari Rp.7 miliar.

Nama terakhir atau yang kesembilan adalah Abdul Mukti Keliobas. Bupati SBT ini mendapat nominasi sebagai “Politisi Dengan Karir Politik Terbaik di SBT”. Jabatan politik yang diemban adalah Ketua DPRD Kabupaten SBT periode 2004-2009, wakil ketua DPRD SBT periode 2009-2014, Ketua DPRD Kabupaten SBT 2014-2015 dan bupati SBT periode 2016-2021. (IN-17)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com