Hukum & Kriminal

Gara – gara Uang Rp. 50 Ribu, Ibu Rumah Tangga di Ambon Dianiaya

KDRTZ3fz

Ambon,Maluku – Lantaran tidak diberikan uang Rp 50.000, (Lima puluh ribu rupiah), L.T (32 tahun), seorang karyawan swasta, yang beralamat di Kudamati Farmasi, Kecamatan Nusaniwe,Kota Ambon nekat menganiaya istrinya sendiri hingga babak belur.

Informasi yang dihimpun INTIM NEWS dari Laporan Polisi, di ruangan Humas Polres P.Ambon dan Pp.Lease, Jumat  (2/3/2018),menjelaskan kekerasan rumah tangga yang dilakukan oleh pelaku, kepada korban C.M.P (27 tahun),terjadi, Senin (26/2/2018), sekitar pukul 01.30 WIT (Senin dini hari).

Kejadian berawal ketika korban,yang saat itu baru pulang dari rumah duka keluarganya, dimintai uang Rp 50.000 oleh pelaku. Korban pun tak menggubris pelaku yang juga adalah suaminya itu.

Merasa diacuhkan, Pelaku langsung naik pitam dan menutup pintu kamar dengan keras. Signal pelaku pun tak direnspon oleh korban, korban tetap kekeh tak mengabulkan permintaan pelaku. Pelaku yang gelap mata langsung mencekik leher korban.  Korban yang saat itu sedang mengendong anak mereka, langsung menaruh buah hatinya itu di tempat tidur.

Tak hanya mencekik, pelaku juga membenturkan kepala korban ke tembok, membuat korban langsung tersungkur. Saat jatuh, pelaku memukul dan menganiaya korban berulang-ulang kali.

Akibatnya korban mengalami luka lebam pada mata kiri bagian bawah dan bagian belakang korban terasa sakit. Merasa dianiaya oleh suaminya (pelaku), korban akhirnya mendatangi Polres P.Ambon dan Pp.Lease,Rabu (28/2/2018), sekitar pukul 20.22 WIT dan melaporkan kasus kekerasan yang dilakukan oleh suaminya itu.

Laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga tersebut,teregister dalam laporan polisi nomor: LP/125/II/2018/Maluku/Res Ambon.

Tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga, tersebut sebagaimana diatur dalam Undang- Undang nomor 23 tahun 2014.

Selain itu Paur Humas Polres P.Ambon dan Pp.Lease Ipda Agus Matatula yang dikonfirmasi terkait dengan penanganan kasus kekerasan rumah tangga tersebut,mengatakan,kasus tersebut telah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease yang telah melayangkan surat pemanggilan kepada pelaku untuk diperiksa. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top