Lintas Peristiwa

Dilaporkan Hilang, Warga Tulehu Ditemukan Tak Bernyawa Mengambang Di Perairan Teluk Ambon

Mayat Orang Tulehu

Ambon,Maluku-  Warga Negeri Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon,digegerkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan tak bernyawa dan sedang mengapung dalam posisi tengkurap di perairan Teluk Ambon, depan Kantor PLN Ambon Negeri Halong, Senin ( 12/3/ 2018), sekitar pukul 15.00 WIT.

Sosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan warga Negeri Halong,tersebut diketahui bernama Rahmadi Rolobessy (68 tahun), seorang anak buah kapal (ABK) Berkala Prima, yang bertempat tinggal di Kampung Baru Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Informasi yang dihimpun INTIM NEWS, dari Paur Humas Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease, Ipda Agua Matatula, melalui pesan selulernya, Senin (12/3/2018), menjelaskan penemuan mayat Rahmadi Rolobessy (68 tahun), anak buah kapal (ABK) Landen Berkala Prima,pertama kali ditemukan oleh, Mario Adrianz (39 tahun), pengojek, bersama temannya, Jems Hendrik (31 tahun), ABK kapal tampung INKA 775, yang tinggal di Kepala Air Desa Galala, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Menurut keterangan dari saksi Mario Adrianz kepada anggota Polres P.Ambon dan Pp.Lease yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP), menerangkan,awalnya  saksi yang saat itu keluar dari rumahnya,sekitar pukul 15.00 WIT, hendak menuju lokasi persinggahan kapal landen yang berada didepan kantor PLN Halong, dengan tujuan untuk melihat teman-temannya yang pada saat itu sementara mengerjakan Kapal tampung INKA Mina 775.

” Setelah tiba di TKP, saksi pun kaget melihat sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang sementara terapung dengan menggunakan baju kaos warna Hitam (sudah robek) dengan kaos dalam warna putih, celana pendek warna hitam dan menggunakan sepatu boat warna hitam dengan posisi tengkurap.

Saksi kemudian  memanggil  temannya Jems Hendrik yang saat itu sementara bekerja pada kapal tampung INKA 775, untuk memberitahukan kejadian tersebut.  Saksi yang berdiri berjarak kurang lebih sekitar 7 meter dari tempat Jems Hendrik,bekerja,kemudian  memanggil dengan cara melambaikan tangan dan mengatakan “mari lia ini dolo”.

Namun Jems Hendrik yang saat itu sedang bekerja membalas panggilan tersebut dengan mengatakan kepada Mario Adrianz , katanya ‘ jang lur-lur’ (jangan mengintip-red).

Namun karena terus dipangil oleh Mario, membuat Jems Akhirnya menghampiri temannya itu.

Dikatakannya, usai bertemu, Mario pun mengatakan kepada Jems Hendrik katanya, ” coba ose lia ini dolo”, sambil menunjuk ke arah sosok mayat laki-laki yang sedang mengapung dibagian belakang kapal Landen Berkala Prima. Melihat adanya sosok mayat laki-laki yang mengambang itu,membuat keduanya,langsung memberitahu kejadian tersebut kepada salah seorang temannya Elias Pelupessy alias Ilo. Sekitar pukul 15.30 WIT.

Anggota Polres P.Ambon dan Pp.Lease yang mendapat informasi itu,  langsung ke tkp BERSAMA TIM Inafis Polsek Baguala langsung mengamankan TKP.  Usai melakukan indentifikasi, sekitar pukul 16.40 WIT, mayat tersebut kemudian di evakuasi menuju ke RS Bhayangkara Polda Maluku di Tantui, untuk diperiksa secara medis.

” Dari keterangan saksi Mario Adrianz dan Jems Hendrik yang pertama kali menujukan jasad korban, menerangkan korban Rahmadi Rolobessy, keseharian aktivitas adalah menjaga kapal landen Berkala Prima, yang sementara berlabuh di perairan Teluk Ambon depan Kantor PLN Ambon Negeri Halong Kecamatan Baguala, Kota Ambon,” ucap Ipda Agus Matatula

Dijelaskannya,awalnya pada hari, Senin (12/3/2018/) sekitar pukul 12.00 WIT, pihak keluarga korban telah mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres P. Ambon dan Pp Lease,untuk  melaporkan pengaduan kejadian kehilangan korban, yang mana korban sudah tidak lagi terlihat sudah sekitar 3 hari semenjak hari, Sabtu (10/3/ 2018).

“Saat ini SPKT Polres Ambon telah mengamanakan salah seorang teman dari korban,berinisial Elias Pelupesssy  yang mana temannya tersebut terakhir kali terlihat bersama dengan korban. Saat ini belum di bisa pastikan penyebab kematian korban, dan korban sementara sudah berada di RS Bhayangkara Polda Maluku. Kasus tersebut sudah di tangani oleh SPKT Polres Ambon,” Tandasnya. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com