Hukum & Kriminal

Diduga Gelapkan Hak Tanah, Pemilik Rumah Makan Ayah Batu Gajah Ambon Dipolisikan

Hak atas tanah

Ambon,Maluku- Diduga melakukan penggelapan hak atas tanah dilahan Hotel Eks Hotel Anggrek, Ramahdansyah, SE (49 tahun) pemilik rumah makan ayah yang belamat di jalan Ahmad Yani, Batu Gajah, Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, akhirnya dilaporkan oleh Daniel Lokollo (55 tahun) ahli waris pemilik tanah  ke Kepolisian Resort P.Ambon dan Pp.Lease, Kamis (15/03/2018) sekitar pukul 17.00 WIT.

Informasi yang dihimpun INTIM NEWS dari laporan Polisi di ruangan Humas Polres P.Ambon dan Pp Lease,  Rabu (21/3/2018), menjelaskan, laporan kasus dugaan penggelapan hak atas tanah yang dilaporkan oleh Daniel Lokolo selaku ahli waris pemilik tanah dilahan Eks Hotel  Anggrek, ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polres P.Ambon dan Pp. Lease, berawal dari Ramahdansyah, SE, sang pemilik  rumah makan Ayah, menyewa lahan Hotel Eks Anggrek untuk membangun usaha rumah makan berdasarkan kesepakatan dengan salah satu keluaga Daniel Lokollo yang juga merupakan ahli waris dari tanah  untuk dibangun usah rumah makannya itu.

Ikatan perjanjian pun disepakati oleh sang ahli waris tanah dengan Ramahdansyah, SE, sang pemilik  rumah makan ayah. Setelah diberikan hak sewa untuk membangun usaha rumah makannya itu, Ramahdansyah, SE, secara diam-diam juga melakukan perikatan  jual beli dengan salah seorang pemilik tanah yang diduga bukan merupakan ahli waris sah dari lahan yang telah diberikan sewa oleh pihak keluarga  Daniel Lokollo.

Keluarga Daniel Lokollo yang kemudian mengetahui informasi perikatan jual beli yang dilakukan oleh Ramahdansyah, SE, sang pemilik  rumah makan ayah, akhirnya dia memberikan peringatan (Somasi) kepada  Ramahdansyah, SE, sang pemilik  rumah makan ayah.

Somasi yang dilakukan oleh keluarga Daniel Lokolo pun sama sekali tak digubris oleh Ramahdansyah, SE, membuat keluarga Daniel Lokolo selaku ahli waris pemilik tanah, yang merasa dirugikan akhirnya mendatangi Unit SPKT Polres P.Ambon dan Pp Lease untuk melaporkan kasus dugaan penggelapan hak atas tanah yang dilakukan oleh Ramahdansyah, SE.

Tindak pidana penggelapan hak atas tanah tersebut sebagaimana diatur dalam pasal 385 KUH Pindana dengan hukuman penjara maksimal 4 tahun penjara. (IN-07)

 

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com