Hukum & Kriminal

Diduga Garap 2 Gadis SD, PNS Dinas PU Maluku Dipolisikan

Ilustrasi cabul

Ambon,Maluku-  ELW (46 tahun), seorang Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Pekerjaan Umum (PU), Provinsi Maluku, akhirnya mendekam dibalik jeruji besi rumah tahanan (Rutan), Polres P.Ambon dan Pp.Lease,lantaran tega menyetubuhi, AGL (11) dan CL (10),dua gadis ingusan yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).  Tersangka ELW, menyetubuhi korban A.G.L  pada bulan Februari 2017, Sedangkan korban CLdisetubuhinya, Kamis (20/1/2018), sekitar pukul 20.00 WIT.

Perbuatan bejat yang dilakuan oleh tersangka kepada 2 gadis ingusan itu, dilakukan di rumahya ,di dusun Lima,Desa Toisapu, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon.

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKBP Sutrisno Hadi Santoso membenarkan adanya kasus persetubuhan terhadap dua bocah SD yang dilakukan oleh tersangka ELW.

“Memang benar ada kasus pelecehan seksual terhadap 2 bocah perempuan. Kedua korban merupakan murid kelas IV salah satu sekolah dasar. Pelaku sendiri merupakan orang dekat korban dan bekerja sebagai PNS. Pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan,” ujar Kapolres melalui Kasatreskrim AKP Teddy kepada wartawan Senin (19/3/2018).

Teddy menduga, tersangka menderita Pedofilia yaitu kelainan seksual dengan mencari anak-anak yang masih ingusan sebagai korban.

“Diduga tersangka mengidap Pedofilia, kelainan orientasi seksual dengan mencari korban anak-anak yang masih dibawah umur sebagai mangsa seksualnya. Saya menduga masih ada anak-anak lain yang jadi korban namun belum terungkap,” ungkap alumni Akademi Kepolisian tahun 2008.

Teddy mengaku geram terhadap perbuatan pelaku yang tega merusak masa depan kedua korban. Ia berjanji akan memproses hukum pelaku hingga mendapat hukuman berat.

Pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan atau pasal 287 ayat (1) KUHPidana serta pasal 290 KUHPidana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com