Maluku

Brigjen Prihardito : Narkoba Hilang Hanya Dengan Tembak Mati Bandar Narkoba

Kepala BNNP Maluku2

Ambon, Maluku-  “Satu-satunya jalan menghilangkan peredaran narkoba di Maluku hanya dengan cara menembak mati para Bandar narkobanya ,” tegas Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku, Brigejen Pol Drs Rusno Prihardito, saat ditemui  INTIM NEWS diruangan, kerjanya, Selasa (13/3/2018).

Dikatakannya, sebagaimana yang tercatat di data Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, untuk penanganan kasus narkotika ditahun 2017 kemarin, Provinsi Maluku menempati peringkat ke-7, bila dibandingkan ditahun 2015. Pada tahun 2015 Provinsi Maluku berada pada peringkat ke-5, penanganan narkotika. Hal ini sudah tentunya untuk menurunkan angka penanganan kasus narkoba di Maluku.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku terus melakukan pengejaran terhadap para pengedar dan Bandar narkoba yang masih berada di Maluku.

“ Saat ini 2 tersangka pengedara narkotika di Maluku berhasil di amankan oleh BNNP Maluku yaitu, G.T (31 tahun) dan Dian. Untuk tersangka G.T, Warga Kamariang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), yang tertangkap oleh BNNP Maluku tahun 2017 kemarin, berkasnya sudah dilimpahkan ke tahap II oleh Penyidik BNNP Maluku ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Maluku. Proses hukumnya pun sudah dimulai dengan sidang perdana kasus tersangka G.T,pada Selasa (6/3/2018) kemarin. Sedangkan untuk tersangka Dian, Penyidik BNNP Maluku baru mengirimkan surat perintah dimulainya Penyidikan (SPDP), ke Penyidik Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Maluku,”ungkap Jenderal Polri berpangkat bintang satu itu.

Dikatakannya, selain proses hukum yang dijalani oleh tersangka GT, pihaknya juga telah melakukan penyitaan terhadap beberapa barang berharga milik tersangka, berupa 1 unit mobil Avanasa, 2 buah sepeda motor, Yamaha merk Kawasaki Ninja RR 35 CC.  BNNP Maluku juga telah melayangkan surat persetujuan penyitaan rumah tersangka dari Badan Lelang Negara, Dirjen Keuangan dan Pajak Provinsi Maluku, yang hingga kini masih ditunggu perintah dari instansi tersebut.

“Langkah ini dilakukan oleh BNNP Maluku sebagaimana dilakukan dalam tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang pertama kali dilakukan oleh BNNP Maluku untuk memutus mata randai sindikat peredaran Narkotika ke Maluku yang dilakukan oleh tersangka dengan adiknya yang berada di Kampung Ambon di Jakarta. Masyarakat di Kamariang pun sepakat dan menunggu untuk proses penyitaan rumah yang akan dilakukan oleh BNNP Maluku bersama dengan Badan Lelang Negara, Dirjen Keuangan dan Pajak Provinsi Maluku. Untuk adik tersangka yang masih di kampung Ambon di Jakarta hingga kini masih dalam pengejaran BNNP Maluku,” tutur Brigjen Pol Rusno Prihardito.

 Lanjutnya, selain proses hukum yang telah dilakukan oleh BNNP Maluku kepada tersangka GT, BNNP Maluku juga masih menunggu proses penyelidikan terhadap 2 pelaku pengguna dan penjual narkoba lainnya yaitu mantan Kasat Narkoba AKP YT dan Sekwan DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Markus Teken.

“ Untuk tersangka AKP YT,yang telah menjalani proses tes urin dan hasilnya tidak kedapatan menggunakan narkoba masih tetap dalam asesmen BNNP Maluku. Sedangkan untuk tersangka Sekwan DPRD Kabupaten SBB, Markus Teken yang positif menggunakan narkoba, pihak BNNP Maluku masih menunggu prosedur hukum darti putusan Pengadilan Negeri Ambon kepada tersangka apakah tetap menjalani rehabilitas di BNNP Maluku berupa Rawat jalan atau rawat inap (Lapas),”Pungkasnya.

Dijelaskannya, untuk pelaksanaan kegiatan dari BNNP Maluku dalam menangani tersangka penyalahgunaan narkoba yang masuk asesmen BNNP Maluku ditahun 2016/ 2017 kemarin diperincikan, untuk kegiatan penanganan rawat jalan (Rutan BNNP Maluku) berjumlah 362 , untuk penanganan tersangka yang rawat inap (Lapas kelas II Ambon) berjumlah 62 , kegiatan Tim Asesmen Terpadu berjumlah 86 , kegiatan penanganan tersangka pasca rehabilitas berjumlah 17 . Dengan perbandingan BNNP Maluku untuk penanganan kegiatan tersangka penyalah gunaan narkoba, tahun 2016 berjumlah 511 , sedangkan tahun 2107 berjumlah 118 kegiatan.

“Untuk proses pelaporan dan pengaduan penyalah gunaan narkotika di Maluku, BNNP Maluku telah membuka layanan, berupa layanan Cegah Narkoba Streaming Radio BNN, Facebook BNNP Maluku, Intagram bnnmaluku_offical, nomor telpon BNNP Maluku di 0911.34800 dan 0911.31200,” Pungkasnya. (IN-07)

 

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top