Militer

213 Siswa Diktuba Polri SPN Polda Maluku Dilantik

Diktuba

Ambon,Maluku- 213 orang siswa Pendidikan dan Pembentukan Bintara (Diktuba) Polri angkatan 43 yang mengikuti pendidikan selama 7 bulan di Sekolah Polisi Negara,Polda Maluku, resmi dilantik oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Drs Deden Juhara dalam upacara penutupan,pelantikan dan pengambilan sumpah Bintara Polri TA,2017-2018,dilapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku, Desa Passo, Kecamatan Baguala,Kota Ambon, Selasa (6/3/2018).

Kapolri, Jenderal Prof.H.Muhammad Tito Karnavian,P,hd, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Dr Deden Juhara, mengatakan, kompleksitas tantangan tugas yang dihadapi oleh Polri saat ini tidak dapat dipisahkan dari 2 fenomena besar yang terjadi dalam kehidupan manusia, yaitu demokratisasi dan globalisasi.

“Demokratisasi yang melanda dunia, telah memberikan ruang yang lebih luas bagi setiap orang untuk terlibat aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Realitas ini membawa dampak terhadap keberadaan hak berpolitik, kebebasan menyampaikan pendapat, disertai tuntutan akan HAM dan supremasi hukum. Pada waktu yang bersamaan globalisasi yang terjadi juga telah membuat dunia menjadi tanpa batas (bolde1less) dan menghasilkan perubahan besar dalam semua aspek kehidupan manusia (revolution in all affairsy. Pada aspek keamanan, kedua fenomena di atas telah memunculkan beberapa implikasi negatif di masyarakat, seperti munculnya ragam kejahatan berdimensi baru, mencuatnya nilai-nilai primordial yang berlatar belakang kesukuan maupun keagamaan, serta pemanfaatan negatif dari media sosial maupun media online untuk penyebaran ujaran kebencian (hatespeech), hoax, dan pencemaran nama baik,” ungkap Kapolri

Kapolda Maluku

Dikatakan, Polri selaku penanggung jawab bidang keamanan dalam negeri, harus mampu merespon dan mengantisipasi setiap dinamika perkembangan dan perubahan tersebut secara cepat dan tepat. Salah satu upaya nyata yang dilakukan Polri adalah menerapkan kebijakan promoter (profesional, modern, dan terpercaya) dengan fokus pada 3 kebijakan utama, yaitu peningkatan kinerja, perbaikan kultur, dan manajemen media.

“Penerapan kebijakan ini dilakukan melalui strategi pro-active policing yang mendasari pada konsep utama pemolisian demokratik atau democratic policing. Untuk itu, Polri dalam menjalankan berbagai strategi dan kebijakan di atas, perlu didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang berkualitas, yaitu personel Polri yang paham bagaimana menjalankan tugas pokok, fungsi, dan perannya sejalan dengan prinsip berdemokrasi, mampu memegang amanat masyarakat yang diberikan kepadanya, serta senantiasa melayani masyarakat tanpa pamrih dan mampu mempertanggungjawabkan setiap tindakannya kepada rakyat selaku pemberi mandat,” Jelasnya.

Diktuba2

Menurut Kapolri, Pendidikan Pembentukan Bintara Polri ini menjadi salah satu upaya penting dalam mewujudkan Polri yang promoter. Dengan jumlah brigadir yang mencapai 350.994 personel atau 79,2% dari jumlah total personel Polri, maka Bintara Polri merupakan garda terdepan dalam pelakmnaan tugas Polri. Kinerja dan perilaku Bintara Polri akan memberikan pengaruh besar terhadap citra dan penilaian masyarakat terhadap organisasi Polri.

“Melalui penerapan kebijakan sistem rekruitmen yang berasaskan BETAH, Polri diharapkan dapat menghasilkan Bintara Polri dengan memiliki kualifikasi umum maupun Bintara Polri dengan kualifikasi khusus. Pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A. 2017/2018 telah mendidik 10.139 personel Polri, terdiri atas 9.578 polisi laki-laki dan 561 polisi wanita, dengan 9.939 Bintara Polri memiliki kualifikasi umum dan 200 Bintara Polri memiliki kualifikasi penguasaan teknologi informasi,” tutup Kapolri.

Dalam upacara penutupan,pelantikan dan pengambilan sumpah Bintara Polri TA,2017-2018,dilapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku,dianugerai gelar penghargaan kepada 3 orang siswa yang mendapat  juara umur, siswa yang tercendekia (Akademik terbaik) dan siswa dengan fisik terbaik.

Untuk siswa Diktuba Polri SPN Polda Maluku yang meraih predikat juara umum diraih oleh Bripda Teddy Sedyalaksana (22 tahun), asal Polda Susel yang mengikuti Diktuba Polri di SPN Polda Maluku, Siswa dengan predikat Akademik terbaik diraih oleh Bripda Yohanis Jimmi Toam (19 tahun) asal Polda Papua yang mengikuti Diktuba Polri di SPN Polda Maluku,dan Siswa dengan predikat fisik terbaik diraih oleh Bripda Anwar, asal Polda Maluku. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top