Lintas Peristiwa

Tukang Sol Sepatu Ditemukan Tewas Di Kamar Kost

Penemuan mayat tukang sol sepatu

Ambon,Maluku-  Warga Kelurahan Honipopu, Kecamatan, Sirimau, Kota Ambon, digegerkan dengan ditemukannya sosok mayat, yang tak lain adalah La Udin  (49 tahun),penghuni kamar kost  Jl. Yos Sudarso RT 004 RW.002 Kel. Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (15/2/2018), sekitar pukul 15.00 WIT .

Kapolsek Sirimau AKP W.B. Minanlarat,SH, kepada Intim News melalui pesan selulernya, Kamis (15/2/2018), menjelaskan, penemuan mayat pria yang kesehariannya bekerja sebagai tukang sol sepatu itu, pertama kali diketahui oleh Parmin, (54 tahun).

Berdasarkan keterangan penjual Bakso itu, ada seorang teman korban yang datang menanyakan korban, sehingga saksi naik ke kamar kos korban untuk mengecek korban. Saat saksi naik ke kamar korban, kamar dalam keadaan tidak terkunci. Saksi pun membuka pintu kamar, dan melihat korban terlentang dan kaku.

“Saksi yang curiga saat melihat korban dalam kondisi tidak bergerak dan diduga telah meninggal dunia itu,membuat saksi kemudian kemudian menghubungi ponakan korban yang bernama Suryadi untuk memberitahukan peristiwa tersebut,” tutur Perwira pertama Polri bepangkat tiga balok emas itu.

Lanjutnya, keponakan korban yang tiba di TKP dan melihat korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia itu, akhirnya mendatangi Polsek Sirimau dan melaporkan kasus penemuan mayat pamannya.

” Pukul 14.00 WIT, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (KSPKT), Polsek Sirimau,  bersama Kanit Reskrim dan aggota Polsek Sirimau turun ke TKP untuk mengamankan TKP dan menghubungi Unit Identifikasi untuk melakukan identifikasi terhadap korban. Korban yang diketahui tinggal hanya sendirian di tempat kos, sedangkan Istri dan anak korban berada di Wajo, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Setelah dilakukan olah TKP oleh Unit Identifikasi Polres P.Ambon dan Pp.Lease , didapati surat keterangan dari Klinik AA Sehat dimana korban menderita riwayat penyakit jantung,” Ungkapnya.

Dikatakannya, usai melakukan identifikasi mayat korban, Unit Indentifikasi Polres P.Ambon dan Pp.Lease langsung membawa korban ke RS Bhayangkara Polda Maluku untuk diotopsi, namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsy. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com