Hukum & Kriminal

Timah Panas Polisi, Akhiri Pelarian Pelaku Pembacokan Warga Batu Gantung

tembak

Ambon,Maluku-  Setelah berhasil melakukan pengembangan penyelidikan kasus bentrokan warga Batu Gantung, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, yang terjadi pada Minggu (11/2/2018) kemarin, penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres P.Ambon dan Pp.Lease, akhirnya berhasil menangkap dan mengamankan 3 (Tiga) orang pelaku pembacokan,warga Batu Gantung,  Kamis (15/2/2018), di 2 tempat yang berbeda.

Kasat Reskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease, AKP Teddi,SH,S.I.K, kepada Wartawan diruangan kerjanya, Senin (19/2/2018), menjelaskan 3 orang pelaku pembacokan warga Batu Gantung dalam Insiden penyerangan pangkalan ojek Batu Gantung, Minggu (11/2018), berhasil dibekuk oleh anggota Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease, pada Kamis (18/2/2018), masing-masing berinisial H, A dan SP.

Dalam pengejarannya anggota Satresmrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease,berhasil menangkap dan mengamankan tersangka H dan A, yang melarikan diri di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Sedangkan untuk pelaku SP di tangkap di Kecamatan Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya, oleh Tim gabungan Resmob Polda Maluku dan Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease.

” Untuk pelaku H akhirnya dapat kami lumpuhkan dengan timah panas oleh Anggota Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease, karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap oleh anggota Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease, di Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten SBB. Untuk pelaku A sendiri menyerahkan diri ke Bhabinkamtibmas Piru dan Bhanbinkamtibmas menyerahkan ke anggota Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease. Sedangkan pelaku SP ditangkap oleh tim.gabungan Resmob Polda Maluku dan Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease di Kecamatan Kisar,Kabupaten MBD,” ungkap Perwira pertama Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) itu.

 Lanjutnya, para pelaku yang diamankan oleh Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease tersebutdiduga menyerang warga Batu Gantung masing-masing, Yowandri Halatu alias Yohan, (35 tahun),  Yohanes Eruplei,(22 tahun), Leduard Onaola, (28 tahun).

Dirinya berharap, kepada para pelaku penyerangan dan pembakaran pangkalan ojek yang hingga kini masih dalam pengejaran Satreskrim Polres P.Ambon dan Pp.Lease, agar dapat menyerahkan diri. Pasalnya, pihaknya telah mengantongi nama-nama dan identitas pelaku penyerangan dan pembakaran.

“Para pelaku yang merasa terlibat dalam insiden pembakaran pangkalan ojek batu gantung dan pembacokan 3 orang warga,sebaiknya secara sadar menyerahkan diri kepada pihak Kepolisian. Toh kalaupun telah menyerahkan diri secara baik-baik kepada Kepolisian, proses hukumnya juga akan diringankan, ” Ungkapnya.

Ditambahkannya, ketiga pelaku yang kini telah diamankan di rutan Polres P.Ambon dan Pp.Lease,resmi ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan dengan pasal 353 ayat (1) dan (2) KUH Pidana dengan hukuman penjara 7 tahun, atau pasal 354 dengan hukuman penjara 8 tahun. (IN-07)

Baca juga : Pengojek Dibacok, Pangkalan Dibakar,  Pelaku Lari Gunakan Mobil Angkot Jurusan Kudamati

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com