Maluku Utara

TEROBOS JALUR EKSTRIM BANTU KESEHATAN MASYARAKAT LOLODA

Jalur1

Loloda,Maluku Utara- Demi menyelenggarakan pengobatan gratis yang dilaksanakan di Desa Laba Besar, Kec. Jailolo, Halmahera Barat, Tim dari Satgas Yonif Raider Khusus 732/Banau rela melintasi melintasi gunung dan menerobos hutan untuk melayani masyarakat setempat.

Tim yang dipimpin langsung oleh Dansatgas Yonif RK 732/Banau Letkol Inf Raymond Sitanggang beserta Wadansatgas, para Pasi, Dokter dan Tim kesehatan Batalyon menggunakan 15 motor trail melakukan perjalanan ekstrim dengan titik start dari Tobelo menuju Galela memotong gunung dan licinnya jalan tanah menuju Desa Laba Besar yang menjadi sasaran pengobatan massal.

Jalur 2

Rombongan Satgas Banau mulai melaksanakan perjalanan sejak fajar menyingsing. Pada etape pertama Tobelo-Galela masih landai dikarenakan jalan yang masih ber-aspal dilanjutkan etape selanjutnya Galela-Loloda yang sangat menantang dimana tanjakan dan turunan terjal ditambah kondisi tanah yang licin pasca diguyur hujan menambah sulitnya ekspedisi itu.
Tidak jarang ada motor yang tergelincir dan terperosok. Barulah Selasa (6/2/2018) sekitar pukul 14.30 WIT atau tidak kurang 8 jam tim berhasil sampai di tujuan.

Kedatangan rombongan disambut meriah. Masyarakat menyambut kedatangan tim dengan gembira, bahkan sesekali ada yang mengeluarkan air mata.

Setelah sejenak seremonial penyambutan acara dilanjutkan pengobatan massal yang diikuti setidaknya 160 pasien dari Desa Laba Besar dan sekitarnya. Usai kegiatan pengobatan, tanpa menunggu waktu lama tim pun melanjutkan perjalanannya kembali ke Tobelo dengan jalur berbeda, dimana jalur kembali rombongan harus menempuh perjalanan laut menggunakan perahu kayu (body, red). Lagi-lagi Tim harus melalui tantangan berupa terjangan ombak musim barat yang akhirnya mengantarkan rombongan sampai ke Kec. Ibu Halmahera Barat untuk selanjutnya rombongan kembali ke Kotis Satgas di Tobelo.

Jalur 3

Sementara itu Dansatgas Yonif RK 732/Banau Letkol Inf Raymond Sitanggang kepada Media, Rabu (7/2/2018) menyampaikan, dirinya sengaja melakukan perjalanan ekstrim selain sebagai sebuah tantangan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat juga memberikan pengalaman orientasi medan kepada Prajurit jajarannya.

Dimana akses transportasi Desa Laba Besar yang berada di deretan ujung Pulau Halmahera yang belum tersentuh pembangunan jalan aspal.

“Kami lintasi dengan menggunakan sepeda motor jenis trail dan kembalinya kita melintasi jalur lain yang tidak kalah ekstrim, dimana kita harus melintasi terjangan ombak di laut Loloda yang cukup memacu adrenalin. Pengalaman tersebut akan sangat berharga bagi para Perwira maupun personel lainnya untuk mengetahui betapa sulitnya medan yang dilalui, namun dengan tekad dan semangat baja kita bisa melalui semua itu dengan kekompakan tim dan rasa senasib dan sepenanggungan,” tuturnya. (CR-06/PNM)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top