Seram Bagian Barat

Soal Perimbangan Kepala Daerah pada Perjanjian Malino, Edison Betaubun : Silakan Tanya Kepada Wakil Presiden, Jusuf Kalla

Edison Betaubun2

Piru,Maluku –  Kendati pidato politiknya soal Perimbangan Kepala Daerah dan Jabatan Sekda Maluku yang siap ditempati oleh warga GPM “menghebohkan” masyarakat Maluku, tidak membuat Legislator asal Maluku itu bungkam.

Pada sosialisasi empat pilar kebangsaan pada fungsionaris kader dan simpatisan Partai Golkar Seram Bagian Barat, yang dipusatkan di Hotel Amboina, Desa Piru, Kec. Serbar, Kab SBB Kamis (22/2/2018), betaubun mengungkapkan apa yang dikumandangkannya terkait (Perimbangan Kepala Dereah) padalah sebuah fakta yang tidak harus ditutupi.

“Saya tegaskan kemarin dalam pertemuan di Ambon bahwa kesepakatan Malino (Soal Perimbangan Kepala Daerah) harus diterapkan dalam pilkada di Maluku. Kalau ada protes dari Pasangan calon yang lain, mereka mungkin lupa dan silakan tanya kepada wakil presiden, Jusuf Kalla seperti apa konsensus tersebut. (Waktu itu) Karel Ralahalu (Kristen), Said Assegaf (Islam), sekretaris daerah (Ros far-far/Kristen). Kalau Assegaf terpilih sebagai Gubernur Maluku, maka jabatan Sekretaris Daerah harus dipegang oleh ASN dari GPM,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, sehubungan dengan kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan, Dikatakan, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagai konstitusi, kurang berkembangnya pemahaman dan penghayatan atas kebhinekaan dan kemajemukan masih lemahnya Penghayatan dan Pengamalan agama serta memunculkan pemahaman terhadap ajaran agama yang keliru dan sempit.

Pilar Kebangsaan Golkar

Menurutnya, Pengabdian terhadap kepentingan daerah serta timbulnya fanatisme kedaerahan, tantangan kebangsaan yaitu pengaruh globalisasi kehidupan yang semakin meluas dan persaingan antar bangsa yang semakin tajam, semakin kuatnya intensitas intervensi kekuatan era global dalam perumusan kebijakan nasional.

Sementara, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Seram Bagian Barat, Frans Matheous Purimahua dalam sambutannya pada Sosialisasi empat pilar kebangsaan bersama Edison betaubun anggota DPR RI fraksi Golkar Komisi XI, mengatakan, Posisi idiologis Partai Golkar adalah pengawal dan benteng Pancasila, Manifestasi dan watak karakter golkar sebagai partai nasional adalah wadah bernaung seluruh kader tanpa pandang latar belakang suku, golongan, ras.

Lebih lanjut Frans tegaskan sebagai Partai Nasionalis segala bentuk faham tindakan politik yang bertentangan dengan 4 pilar merupakan musuh Idiologi Golkar. Kegiatan ini dalam rangka penguatan dan pemahaman kader akan nilai-nilai kebangsaan, sejarah terbentuk partai Golkar sebagai kekuatan politik di negara ini untuk mengawal tegaknya negara kesatuan RI.

Hadir dalam Sosialisasi empat pilar kebangsaan oleh Edison Betaubun, SH, MH (anggota DPR RI fraksi Golkar/Komisi XI) kepada fungsionaris kader dan simpatisan Partai Golkar Seram Bagian Barat dihadiri oleh Edison Betaubun, SH, MH (DPR RI/fraksi Golkar/Komisi 11), Frans Matheous Purimahua, SE, MM (Ketua DPD II Partai Golkar), Hasan Hermanses, SH (Sekretaris), Korneles Wenger, SE (Bendahara) dan sekitar 50 orang fungsionaris, Kader dan simpatisan. (IN-01/JSY)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top