Hukum & Kriminal

Siswa SMAN 11 Ambon Dikeroyok Hingga Babak Belur

Perkelahian anak SMA

Ambon, Maluku- Berawal dari dendam lama, layaknya seorang preman, seorang siswa kelas 3 SMAN 11 Ambon dikeroyok hingga babak belur oleh oknum pelajar kelasa 3 SMA 13 Ambon, di salah satu gang yang berada di daerah Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (19/2/2018).

Kasus pengeroyokan kepada siswa kelas 3 SMA 11 Ambon yang belakangan diketahui  berisial, F.A (17 tahun) tersebut dikeroyok oleh  Risman Cs yang adalah siswa kelas 3 SMA 13 Ambon. Korban dikeroyok  saat korban baru pulang dari sekolah bersama dengan 2 orang temannya, Muhamad Risal Suryono dan Fahrul Aji.

Informasi yang dihimpun INTIM NEWS, dari laporan Polisi di ruangan HUMAS Polres P.Ambon dan Pp.Lease, Rabu (21/2/2018), menjelaskan kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh pelaku Risman cs berawal saat Pelaku yang menghampiri korban yang sedang duduk di pangkalan ojek langsung melakukan pemukulan  menggunakan kepalan tangan 1 kali yang mengenai hidung korban. Pelaku yang memukul korban itu sempat berkata kepada korban katanya “masih ada dendam lama ”.

Korban yang terjatuh akibat dipukul oleh pelaku tersebut, kembali di keroyok dan dipukul oleh teman pelaku S.I yang memukul kepala korban sebanyak 3 kali.  Usai  mengeroyok dan memukul korban, pelaku Risman Cs langsung meninggalkan korban .

Akibatnya korban yang dikeroyok dan dipukul oleh pelaku, mengalami bengkak pada hidung serta rasa sakit pada kepala bagian kanan. Korban yang dikeroyok akhirnya mendatangi Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease untuk melaporkan kasus kekerasan terhadap anak yang dialaminya itu.

Laporan kekerasan terhadap anak yang diterima oleh Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres P.Ambon dan Pp.Lease teregister dalam laporan polisi nomor: LP 105/II/2018/Maluku/Res Ambon.

Tindak pidana kekerasan terhadap anak, sebagaimana diatur dalam pasal 80 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara selama 3 tahun 6 bulan penjara.

Selain itu Paur Humas Polres P.Ambon dan Pp.Lease, IPDA Agus Matatula yang dikonfirmasi INTIM NEWS diruangan kerjanya, Rabu  (21/2/2018), mengatakan untuk penanganan kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan Risman Cs, Unit SPKT Polres P.Ambon dan Pp.Lease telah  melayangkan surat kepada Kepala Sekolah SMA 13 Ambon untuk menghadirikan para pelaku ke Mapolres P.Ambon dan Pp.Lease. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top