Politik

SEKWIL PSI KECAM PERNYATAAN EDISON BETAUBUN

Farhan Suneth

Ambon,Maluku- Pernyataan Edison Betaubun dalam Pidato Politiknya pada Rapat Akbar Partai Golkar Kota Ambon, beberapa waktu lalu, dikecam oleh berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Farhan Suneth, Sekretarias wilayah (Sekwil) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Maluku.

Pernyataan Legislator asal Maluku itu dituding tendensius dan tak etis.

“Kita melihatnya, pak Edison seperti kompor gas yang rusak dan siap meledakan kota Ambon. Kita tahu bersama, tahun ini tahun politik. Yang disampikan Pak Edison sungguh sangat kami sesali,” ungkap Farham Suneth.

Dikatakan, selama ini pihaknya (PSI Maluku) getol-getolnya mengkampanyekan politik sehat, politik Milineal yang kaya akan makna toleransi untuk sebuah perubahan. Namun justru seorang politisi dan juga seorang Anggota DPR-RI malah menyuarakan hal-hal yang provokatif.

“Kami mengecam pernyataan Pak Edison. Politisi sekelas beliau mestinya lebih bisa menginsyafi etika politik,” tegas Suneth.

Dijelaskan, dalam pemaparan sambutan dan orasi politik di pertemuan akbar beberapa waktu lalu, ditemukan sejumlah peryataan tidak etis. Satu diantaranya, mengakmbing hitamkan lawan politik lain juga sejumlah tokoh yang ada di Maluku.

“Ini sungguh tidak elok. Secara kelembagaan, dari kantor sekretarit wilayah PSI kami merasa visi menularkan keberagaman, membagikan DNA kebaikan dan meperteguh soildaritas sebagai jalan juang anak muda Maluku telah diobok-obok dalam ruangan istimewa itu beberapa waktu lalu,” sebut Suneth.

Pernyataan Edison Betaubun, kata Alumnus magister sosiolog Universitas Pattimura itu menyinggung serta terkesan melecehkan terkait Gereja Protestan Maluku (GPM). Menggiring GPM, dan ketua Sinode dalam konteks perpolitikan di Maluku sungguh menujukan keboborkan etika.

“Sungguh menyedihkan,” keluh dia.

Ketegasan Suneth pun terlayangkan kepada lembaga pemantau pemilu, baik KPU maupun Panwas. Dikatakan, Panwas atau Bawaslu mestinya ada dan memberikan peringatan tegas terhadap yang disampikan Edison Betaubun. Hal ini sungguh menganggu nafas hidup orang sudara Maluku. Hal ini sungguh bertolak belakang dengan kampanye politik sehat oleh Panwas provinsi Maluku.

Menutup keterangnnya, Suneth menghimbau, masyarakat tidak terpancing isu murahan yang di sampaikan Edison Betaubun.

“Masyarakat harus konsisten dan jadikan pilihan politik sebagai hak privasi. Tidak pula menjadikan hal ini sebagai peretak persatuan orang basudara,” pungkasnya. (IN-01/FS)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top