Maluku

Ridwan Hasan Akan Pindah Haluan Ke Golkar

Ridwan Hasan2

AMBON,MALUKU- Dipastikan besok, Selasa (27/02/2018) Bawaslu RI adakan sidang terkait gugatan atas keputusan KPU RI yang tidak meloloskan Partai Bulan Bintang (PBB). Namun, memang KPU RI memberi kelonggaran waktu perbaikan berkas, sehingga nantinya apakah tetap stagnan dengan predikat Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau Memenuhi Syarat (MS).

Terkhusus PBB, masih menuai tanda tanya besar tentang kelolosan partai ini dalam deretan partai pemilu 2019 mendatang. Sikapi permasalahan tersebut, nampaknya para kader partai yang bernaung didalamnya, telah memikirkan langkah lanjut masa depan karir perpolitikan mereka. Sama halnya dengan Ketua DPC PBB Kota Ambon Ridwan Hasan .Dia mengaku, akan hengkang dan pindah haluan ke partai Golkar jika PBB tidak lolos.

Ridwan menyampaikan pernyataan ini, saat diwawancarai sejumlah wartawan , Senin (26/02/2018) terkait pernyataan sikap dirinya jika, PBB dinyatakan tidak lolos dalam daftar partai pemilu 2019, walaupun telah melakukan gugatan ke Bawaslu.

“Inikan sekarang PBB masih dalam proses menggugat KPU ke Bawaslu, dan proses ini hanya 12 hari. Tentu kami selaku kader sangat berharap PBB bisa lolos. Namun, jika kemungkinan terburuk PBB tetap tidak lolos maka kemungkinan besar saya akan ke Partai Golkar, ” paparnya.

Disinggung mengenai proses gugatan KPU ke Bawaslu dia mengaku, sebenarnya hari ini, DPP PBB telah siap untuk melakukan sidang gugatan, namun KPU pusat yang tidak siap untuk proses tersebut, sehingga KPU meminta waktu sampai pada hari Rabu (28/02/2018) besok.

“Dengan semua alat bukti vaktual yang dimiliki PBB, untuk memulai proses gugatan atas keputusan KPU pusat tidak meloloskan PBB, maka pihak kami di DPP sudah sangat siap, namun KPU menolak lantaran mereka belum siap. Al-hasil, Bawaslu mengambil satu keputusan untuk sidang itu akan dilakukan pada Hari Selasa, “paparnya.

Meski sudah mulau mengambil posisi untuk putar haluan dari PBB ke Golkar , namun dia mengaku, dengan semua bukti yang dimiliki PBB, pihaknya sangat yakin bahwa PBB akan tetap lolos sebagai partai pemilu di 2019 mendatang.

” Inikan masalahnya hanya ada di Papua Barat, tepatnya di Manokwari, dari semua bukti vaktual yang kami miliki, PBB sudah siap untuk menggugat KPU di Bawaslu. Pasalnya, harus diketahui, ada dua berita acara yang dikeluarkan KPU Papua Barat, dan berita acara tidak memenuhi syarat yang dikirim ke pusat, sehingga membuat PBB tidak lolos, “jelasnya.

Ridwan menuturkan , dari verifikasi faktual yang dilakukan KPU Papua Barat, pada awalnya telah mengeluarkan berita acara bahwa, PBB Papua Barat telah memenuhi syarat dalam verifikasi vaktual yang dilakukan. Namun, KPU kembali lagi mengeluarkan berita acara tidak memenuhi syarat dari verifikasi faktual yang dilakukan.

“Yang menyebabkan sampai tidak lolos ini, ada di verifikasi vaktual, jadi pada sidang besok , semua bukti faktual yang dimiliki oleh kami itu lengkap, begitu juga dengan berita acara memenuhi syarat yang dikeluarkan KPU Papua Barat. Jadi kami sangat yakin lolos, “yakinnya.

Untuk itu tambahnya , sebagai Ketua DPC PBB Kota Ambon, Hasan mengatakan, dirinya bersama semua kader PBB Kota Ambon masih tetap solid dan tetap mendengar perintah dari DPP unntuk proses kedepannya. Masalah hengkang dari partai, diakuinya, hanya merupakan kemungkinan terburuk.

“Kalau masih proses gugatan di Bawaslu inikan cepat saja. Tapi kalau sampai proses ini sudah dibawa ke PTUN maka, tidak ada jalan lain, mengingat waktu 2019 semakin dekat serta melihat kalau proses di PTUN itu sangat memakan waktu yang panjang, maka saya harus memikirkan perahu lain (partai lain-red). Tapi sekali lagi saya tekankan, itu hanya kemungkinan terburuk, “ujarnya . (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top