Maluku Tenggara

Rencana Pendaratan Pesawat Batik Air di Langgur Tergantung Izin Rute

Batik Air Airbus A320

Malra,Maluku – Kepala Tata Usaha (KTU) Bandara Karel Sadsuitubun Ibra Langgur, Agus Suhartono, Senin (26/2/2018)Menjelaskan, Terkait rencana beroperasinya Pesawat Batik Air,  tipe Air Bus A 320, yang akan mendarat  1 Maret mendatang,  masih menunggu izin rute.

“Kemarin dari pihak Maskapai sudah mengajukan slotem untuk pengajuan rencana penerbangan yang menurut mereka di mulai Bulan Maret ini, namun itu tergantung dari usulan pihak Maskapai.  Untuk izin Rutenya juga  masih belum ada kepastian, nantinya kalau sudah ada izin Rutenya baru dapat dipastikan kapan bisa beroperasi.” Ujar Suhartono.

Dikatakannya, Untuk proses awal pengajuan Rute di Bandara KS sudah ada, pasalnya proses izin awal rute dari Bandara K.S Langgur.

“ itu sebagai dasar untuk dikirim ke kantor pusat di Jakarta guna proses izin selanjutnya, untuk dikeluarkannya izin rute resmi, “ ucapnya.

“Kalau untuk izin solotem mereka sudah  ajukan  dari  hari Jumat kemarin, dan kita sudah  proses hari ini, dan sudah kita sampaikan ke pihak Batik Air, dan selanjutnya mereka yang punya wewenang untuk melakukan proses selanjutnya.  jadi kalau dari kita Pihak Bandara KS, untuk masalah slotem sudah kita keluarkan, tergantung dari pihak Batik saja yang berproses sampai izin rute itu keluar.” Ungkapnya.

Dijelaskan pula, bahwa pihak maskapai memang mengajukan Izin slotem yang efektifnya memang direncanakan untuk tanggal 1 Maret ini, namun itu tergantung seberapa cepatnya izin rute dikeluarkan.

“Karena mereka harus melengkapi data-data, jadi bisa satu bulan sampai dua bulan bisa juga kurang dari itu, tergantung prosesnya mereka seberapa cepat untuk mendapatkan izin rute itu, kalau semuanya sudah selesai dan diusulkan ke kementerian Perhubungan maka bisa secepatnya izin rute itu keluar.” Terang Suhartono.

Disinggung kesiapan Bandara Ibra, Suhartono mengatakan, saat ini fasilitas Bandara Karel Sadsuitubun Ibra Langgur, telah memenuhi syarat untuk didarati oleh pesawat jenis Airbus.

Diakuinya, yang menjadi Kendala saat ini yakni off tekel, Pohon yang berada diujung landasan. Dirinya berharap agar pemerintah daerah dapat berpartisipasi “membersihkan” beberapa pohon yang berada diujung landasan.

Sebagaimana diketahui, awal tahun 2018 ini Lion Group akan menambahkan armadanya untuk beroperasi di Bandar Udara Karel Sadsuitubun Langgur. Tipe pesawat yang akan mendarat nanti bukan lagi dengan tipe ATR-72 melainkan Airbus A320.

Penerbangan yang akan direncanakan perdana pada tanggal 1 maret 2018 itu semata mata untuk memberikan pelayanan kepada konsumen atau penumpang yang selalu memakai jasa Lion Group.  Penerbangan  ini sudah melalui proses permohonan Slot ke Bandara Karel Sadsuitubun. sehingga masih menunggu ijin waktu yang akan diberikan oleh Pihak Airnav dan Bandara Langgur.

Kepala Bandar Udara Karel Sadsuitubun Langgur Hj Anwar Hamid menyambut baik apa yang dilakukan oleh Lion Group.

“Kita lihat Slot yang kosong sehingga tidak berdampak pada kepadatan di apron akibat slot time yang bersamaan, karena kita masih mempunyai rentang waktu kosong dari jam 9.00 wit – 12.00 wit dan 14.00 – 17.00 wit” tutupnya.

Bertambahnya Traffic dari dan ke langgur selain berdampak pada persaingan harga tiket, juga menunjukan bahwa antusias pengguna Transportasi udara yang sangat tinggi dengan dibarengi peningkatan Pariwisata di Kepulauan kei.  (IN -09).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top