Hukum & Kriminal

Peredaran Narkoba Di Kota Ambon Didominasi Narkotika Jenis Ganja

ilustrasi ganja

Ambon,Maluku – Peredaran narkoba di Kota Ambon  berdasarkan penanganan kasusnya, oleh  Satuan Reserse Narkoba Polres P.Ambon dan Pp.Lease di tahun 2017 kemarin, Di dominasi  oleh peredaran narkoba jenis ganja  dengan barang bukti yang diamankan sebanyak 1,528,3288 gram.

Kasat Resnarkoba Polres P.Ambon dan Pp.Lease AKP Alex Kamli yang ditemui, Wartawan diruangan kerjanya, Jumat (9/02/2018), menjelaskan, tercatat untuk  penanganan peredaran, penjualan , serta pembelian  narkotika di Kota Ambon  yang berhasil diungkap oleh Satresnarkoba Polres P.Ambon dan Pp.Lease,di tahun 2017 sebanyak 36 laporan Polisi dengan beberapa barang bukti narkoba yang berhasil di amakan yaitu,sabu-sabu ,sebanyak 86,5006 gram, ganja sebanyak 1,528,3288 gram, obat dextro, sebanyak 4.150 butir dan pil PCC sebanyak 685 butir.

“Untuk penanganan kasus Narkoba oleh Polres P. Ambon  Pp. Lease di tahun 2017 yang paling menonjol ialah kasus penggunaan narkoba jenis sabu yang dipakai oleh Bos PT Murni Utama yang berhasil ditangkap oleh Satresnarkoba Polres P.Ambon dan Pp.Lease pada bulan Mei 2017, tahun kemarin dengan barang bukti berupa 400 gram sabu-sabu,” ungkap AKP Aleks Kamali.

Dikatakannya, dalam mengungkapkan jaringan peredaran narkorika di Kota Ambon yang kembanyakan didatangkan dari luar Pulau Ambon, pihak Satresnarkoba terus melakukan pengintaian melalui Cepu (Informan) yang ditugaskan untuk membantu Satresnarkoba Polres P. Ambon dan Pp.Lease untuk memberikan informasi pemantauan peredaran narkoba yang  dilakukan oleh bandar-bandar narkoba di Kota Ambon yang masih melakukan transaksi jual beli.

“Untuk mengungkapkan peredaran narkoba di Kota Ambon, yang kita buru bukan pembeli dan penjual narkoba, yang bila dilihat mereka hanya menjadi budak dari para mafia-mafia narkoba yang ada diluar Kota Ambon, melainkan yang kita buru adalah otak dan bandar serta pengedar. Hal ini kami lakukan dengan menempatkan beberapa orang Cepu di tempat-tempat di Kota Ambon yang biasanya dipakai sebagai daerah transaksi jual beli narkoba,” tuturnya.

Lanjutnya selalin pengananan 36 laporan Polisi kasus narkoba di tahun 2017, Satresnarkoba Polres  Polres P.Ambon dan Pp.Lease di tahun 2018, berhasil menangkap 3 orang pengedar narkoba di Kota Ambon, berinisial DT alias Batoks, FB, dan RL. Ketiga pelaku pengedar narkoba di Kota Ambon tersebut ditangkap di beberapa tempat di Kota Ambon yaitu, DT alias Batok, ditangkap di Jalan Jenderal Sudirman, Batumerah, Kecamatan Sirimau, pada Senin sore, 1 Januari. Dari tangan pemuda Batu Meja, polisi amankan 10 paket ganja. Sedangkan RL dan FB diringkus di Rumahtiga, Rabu malam, 10 Januari. Satres narkoba juga turut sita 3 paket sabu dari dua pemuda Wailela tersebut.

“Untuk tersangka DT alias Bato, pada (31/01/2018/, kemarin, berkasnya sudah kami limpahkan ke tahap I (Penyerahan berkas perkara). Sedangkan untuk tersangka  RL dan FB, berkasnya baru kami limpahkan ke tahap I pada (5/02/2018) kemarin, ke Penyidik Pidana Umum Kejaksaan Negeri Ambon,” terangnya.

Ditambahkannya, untuk tersangka  DT alias Batoks,dikenakan Pasal 111, 114, sementara tersangka RL dan FB, Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com