Maluku

Pengawasan Orang Asing, Kemenkumham Maluku Kerjasama Lintas Sektor

Kemenkumham

AMBON, MALUKU – Permasalahan kehadiran orang asing di Maluku,terkadang sulit terdekteksi, apalagi berkaitan dengan tujuan hadirnya mereka entah bekerja atau sekedar jalan -jalan.

“Yang pasti, kita tidak bisa melaksanakan sendiri, karena sumber daya kami terbatas. Kapal tidak punya, tapi kita punya wilayah Kepulauan. Karena itu, kami kerjasama lebih erat terutama dengan TNI/Polri ,kemudian dari BIN, seluruh stakeholders yang berkaitan dengan kita.Selain itu, Bea Cukai, Pemerintah Daerah , Camat, Lurah, kita rangkul bersama-sama, kita bekerja bersama-sama,”ungkap Priyadi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Maluku, disela-sela coffee morning bersama jajaran serta para awak media, Senin (26/02/2018).

Ia menuturkan, tentu ada posisinya. Ketika katakanlah, kami kata Pak Pangdam ,menangkap sampai 12 orang, beliau langsung serahkan ke kita. Yang sudah bisa selesai, selesai.Selain itu, yang betul selesai berkaitan dengan keimigrasian, kita selesaikan.

“Alhamdulilah ,teman-teman di lapangan, di Tual, Ambon dan di daerah lainnya di Maluku, responnya cepat. Karena itu, sebenarnya informasi yang kami butuhkan dari Bapak /Ibu sekalian para wartawan adalah ,bagaimana informasi itu akurat. Kalau informasi akurat, tentu kami bisa melakukan langkah respon cepat,”ujarnya.

Salah satu quick- in kecepatan respon kami tambahnya, adalah bagaimana merespon keluhan masyarakat agar kita selesaikan. Mungkin teman-teman di Lapas, Imigrasi harus standby untuk bagaimana cepat merespon, termasuk respon lewat telepon dan sms.

Diketahui, kegiatan coffee morning mengusung tema ‘Kerja Bersama Tingkatkan Kinerja. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com