Maluku Tengah

Optimalisasi Pengawasan Pilkada, Bawaslu Maluku Gelar Forum Warga

Bawaslu Tulehu

LEIHITU,MALUKU – Menyongsong Pemilihan  Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Tahun 2018, Bawaslu Maluku terus mengoptimalkan pengawasan dengan melaksanakan sosialisasi Undang-Undang (UU) mengenai, partisipasi masyarakat untuk mengawasi pemilu,Rabu (28/02/2018), di Balai Pertemuan Dusun Kalauli ,Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) .

Dalam release nya, Bawaslu Maluku menggelar kegiatan Sosialisasi Forum Warga pengawasan pemilu partisipatif,  dalam rangka Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota di Provinsi Maluku tahun 2018. Kegiatan tersebut ,dihadiri oleh Komisioner Bawaslu Maluku Astuti Usman, Sekretaris Fatayat NU Hilda Rolobessy dan Tim Asistensi Bawaslu Maluku Ronny Thenu sebagai Narasumber serta bersama para tokoh masyarakat dan wanita dari  ketujuh RT pada Dusun Kalauli sebagai peserta.

Astuti Usman dalam pemaparan materinya mengatakan, menghadapi  pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota ,27 Juni 2018 mendatang, peran masyarakat sangat diharapkan untuk dapat bersama-sama Pengawas Pemilu (Bawaslu dan jajarannya) ,mengawasi jalannya pemilu/pemilihan yang demokratis dan berkualitas.

Dikatakannya, pengawasan partisipatif bagi masyarakat ketika mendapati/menemukan pelanggaran bisa langsung melaporkan ke Pengawas Pemilu di setiap tingkatan. Begitupun kepada pihak Pengawas Pemilu agar, ketika unsur masyarakat melakukan pelaporan harus ditindaklanjuti.

“Pemilu/Pemilihan milik bersama, kita berkewajiban dan berhak mengawasinya. Suksesnya pemilu menjadi harapan kita bersama,”ungkapnya.

Untuk itu sebagai Pengawas Pemilu Bawaslu dan jajarannya,Astuti menuturkan, membutuhkan partisipasi dari seluruh masyarakat yang utama dalam mencegah terjadinya tindakan pelanggaran dan politik uang.

“Harapan kami, masyarakat dapat terlibat aktif untuk melaporkan jika terjadi pelanggaran. Masyarakat agar tak hanya sekedar menjadi objek, namun juga harus menjadi subjek dengan terlibat aktif dalam setiap tahapan Pemilu,” ujarnya.

Diketahui, usai kegiatan tersebut, selanjutnya peserta forum warga melakukan pembacaan Deklarasi Tolak Politik Uang dan Menolak Politisasi Sara di Pilkada Maluku Tahun 2018. (IN-06)

 

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com