Politik

Murad : Maluku Selama 5 Tahun Terakhir Stagnan

Murad SBB

SBB,Maluku – Salah satu Pasangan berjargon BAILEO, yakni Murad Ismail mengadakan kampanye dialogis bersama simpatisan dan pendukungnya di Aula Penginapan Mentari Piru, Kec. Seram Barat, Kab. SBB (27/2/2018).

Dalam kampanye dialogis itu, Murad katakan, perkembangan Maluku selama lima tahun terakhir hanya jalan ditempat alias stagnan.

“Saya Melihat perkembangan Maluku selama 5 Tahun terakhir stagnan, tidak ada perkembangan apa-apa, pengganguran nomor satu di Maluku, tingkat kemiskinan tertinggi di Maluku,” demikian diungkapkannya.

Memiliki Kedekatan di perlemen dan cabinet, merupakan modal bagi mantan Kakorps Brimob itu maju di pesta demokrasi ini. Disamping dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk kembali mendedikasikan diri membangun tanah kelahirannya.

“Saya akan curahkan hati dan pikiran, semua apa yang saya punya saya tinggalkan untuk datang membangun Maluku. Saya akan memekarkan kabupaten kota menjadi 15 Kabupaten dan Kota. Wakil saya Pak Barnabas Orno juga punya kemampuan untuk menata birokrasi dengan baik,” tegasnya.

Dia katakan, akan berusaha menjadi fasilitator, inovator yang baik dalam membangun berbagi segi aspek pembangunan.
Dia bahkan menyatakan akan merangkul kabupaten /Kota dalam menata kembali Pembangunan Infrastruktur yang dilihat lambat, yang nantinya akan menopang APBD daerah.  “dan keterwakilan 11 Kabupaten/kota dalam birokrasi,” tuturnya.

Murad SBB1

“Saya siap Meningkatkan pelayanan kesehatan, memeberikan Kartu Maluku Sehat dan Kartu Maluku Pintar, akan memberikan beasiswa kepada Putra Putri Maluku yang berprestasi sehingga mampu bersaing dengan daerah daerah lain,” tambahnya.

Sementara Ketua Tim Sukses Baileo SBB, Mustafa Nasir Raharusun katakan, Dengan akses jaringan Drs. Murad Ismail dia yakin pasangan BAILEO mampu membangun komunikasi dengan pengusaha dan parlemen di pusat untuk melahirkan tenaga kerja di Maluku.

“Calon Wakil Gubernur Maluku yang wilayahnya MBD merupakan akses dalam peningkatan SDM dan SDA yang baik khususnya Blok Masela. Mega Proyek itu akan dikelola oleh 65 % putra daerah, “ tuturnya.

Kehadiran Murad Ismail memberikan banyak solusi terhadap permasalahan yang kompleks di Maluku.

“Saya berharap untuk memberikan dukungan penuh kepada Pasangan Nomor Urut 2, karena beliau merupakan Jenderal Bintang 2, dari kelapa 2, pengambilan undi nomor 2 ini merupakan tanda tanda Zaman untuk meraih kemenangan. Saya menjanjikan di Masa Pemerintahan Baileo, jika berkenan menjadi Gubernur Maluku dan Wagub Maluku dapat memberikan peluang bagi putra daerah di sebelas Kab/Kota menjadi Kadis provinsi,’ pungkasnya.

Sedangkan, Hendrik Sahureka (Sekertaris DPC PDIP) katakan keterpanggilan Murad Ismail membangun Maluku pasalnya, Maluku merupakan daerah dengan tingkat pengangguran tertinggi, dan memiliki angka kemiskinan nomor 4 se Indonesia.

“Memperbaiki sistem pendidikan dan menuntaskan kemiskinan dan pengangguran, atas dasar tersebut ketum PDIP menentukan mandat kepada beliau, “ pungkasnya.

Barnabas Orno merupakan kader yang berpengalaman dalam birokrasi, dan itu merupakan kombinasi menuju Maluku baru.

“Saya Meminta masyarakat untuk mendukung Drs. Murad Ismail dan Drs. Barnabas Orno menjadi Gubernur dan Wagub periode 2018-2023,” tuturnya.

Turut hadir pada kegiatan itu, Irjen Pol Murad Ismail bersama istri, Widya Pratiwi, Basri Damis (Ketua DPW PKB), Evert Herman Kermite (anggota DPRD Provinsi Maluku Fraksi PDIP), Abas Ames Hanubun (Ketua DPW PAN), Hendrik Sahureka (DPD PDIP), Mustafa Nasir Raharusun, S.Hi (Ketua Timses), Abubakar Hitimala (Ketua DPC Hanura SBB), Rocky Dirk Papilaya, SH (Sekretaris DPC Gerindra SBB), Rahman Nurlette, S.Pd (Ketua Panwaslu) dan Tangkotta Hidji, S.Pd (Komisioner Panwaslu), H. Abdul Thalib Kaisupi (Sekertaris DPC PPP Kab. SBB) dan Masyarakat Piru. (IN-14/JSY)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top