Politik

Menepis Isu, Ketua Tim Advokasi ‘AMAN’ Angkat Bicara

Pengukuhan AMAN2

Tual, Maluku – Ketua Tim Advokasi AMAN,  Lukman Matutu, mengklarifikasi  ”Ujaran Kebencian” kepada pasangan AMAN yang beredar luas di Media Sosial.

Dalam konfresni Pers yang digelar di  Kantor Sekertariat Pemenangan AMAN, di BTN Un Indah Kota Tual. Minggu (18/2/18), Matutu mengatakan, pertemuan itu untuk menjawab sekaligus mengklarifikasi Isu dan fitnahan yang sengaja disampaikan oleh oknum tertentu di media sosial.

“Di Medsos banyak hal-hal bersifat subjektif dan menyudutkan paslon AMAN, oleh karena itu kami tim advokat akan terus melakukan pemantauan,” ujarnya.

Selaku Ketua Tim Advokasi, Matutu menegaskan, jika ada unsur penghinaan kepada AMAN, pihaknya tidak segan-segan  memprosesnya secara hukum.

Matutu menjelaskan, terkait tindak lanjut pembangunan di Kota Tual yang sudah dijalankan oleh pasangan Walikota Tual, Almarhum Mahmud  Tamher dan Adam Rahayaan,  itu merupakan program Visi Misi yang dilanjutkan oleh Adam Rahayaan, yang dilantik sebagai Walikota pasca meninggalnya Almarhum, M M, Tamher, dan  kelanjutannya adalah apa yang merupakan bahagian dari visi misi yang belum dilaksanakan, maka dilanjutkan oleh Adam Rahayaan selaku Walikota.

“Dan hasilnya di dua tahun terakhir masa jabatan Rahayaan, ternyata beliau dinilai berhasil, dengan bukti mendapatkan 11 penghargaan dan membawa harum nama Kota Tual, di tingkat Nasional. Sayangnya dari Keberhasilan yang diperoleh, Adam Rahayaan saat ini, ada pihak pihak tertentu yang tidak menerima dan justru menuding Rahayaan dengan mengatakan hal itu adalah rekayasa semata, “ sesalnya.

“Tudingan itu sangat tidak benar, program itu murni inovasi yang dilakukan Adam Rahayaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tual,” tambahnya.

Lukman menegaskan, masyarakat Kota Tual sudah sangat cerdas dan tentu dapat melihat dengan fakta pembangunan di Kota Tual saat ini.

Ketika ditanyakan tentang issue keterlibatan ASN, Ia mengatakan, sebelum masa cuti, melepaskan jabatan Walikota, Adam Rahayaan pada setiap kesempatan selalu memberikan arahan kepada semua ASN, untuk tidak terlibat dalam politik praktis.

Menurutnya, isu dan fitnahan yang beredar saat ini ada bentuk dari ‘Ujaran kebencian” juga “Kampanye Hitam” yang dilakukan oleh oknum oknum tertentu untuk menurunkan tingkat popularitas dan kredibilitas pasangan AMAN. (IN -09).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top