Kota Ambon

Kota Ambon Tuan Rumah Penyelenggaraan KAMI 2018

KAMI

AMBON, MALUKU – Sebagai perangsang menuju Ambon Kota Musik Dunia, ada saja langkah pemerintah Kota Ambon guna mempromosikan daerah melalui even-even yang berhubungan dengan musik.

Diketahui, awal bulan Maret tahun 2018 mendatang, Kota Ambon dipercayakan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Musik Indonesia (KAMI)  2018 .

Dalam release oleh panitia pelaksana disebutkan, gagasan utama kegiatan ini yaitu konferensi dengan topic bahasan umum yang akan melibatkan pelaku industri musik dengan pemerintah. Kegiatan ini diharapkan menjadi suatu wadah bagi pelaku industri, untuk dapat berdiskusi langsung dengan pemerintah agar menciptakan suatu pembaharuan tatanan ekosistem musik yang berkelanjutan, serta menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru kreatif Indonesia.

“Konferensi musik ini adalah inisiatif kolektif yang datang dari ekosistem musik dalam upaya bersama membangun ekosistem musik yang terkelola berkelanjutan, mencerdaskan dan mensejahterakan serta keberadaan dari sebuah profesi. Selain kerja untuk perbaikan bagi industri musik ke depan ,ini juga adalah kerja untuk ketahanan kebudayaan bangsa,”sebut Glen Fredly, selaku Ketua KAMI,dihadapan Walikota Ambon Richard Louhenapessy dan jajarannya , Selasa (27/02/2018) di Kantor Pemerintah Kota Ambon.

Penyanyi Nasional berdarah Maluku ini menuturkan, sebagai pungkas acara utama, konferensi akan diadakan selama tiga hari, dengan agenda Konferensi, lokakarya dan puncaknya di tanggal 9 Maret 2018 akan ditutup dengan Festival Musik di Lapangan Merdeka Ambon, yang juga dirayakan sebagai Hari Musik Nasional.

Diketahui, pemilihan Kota Ambon sebagai tempat pelaksanaan acara juga dilandaskan dengan potensi-potensi yang ada di tanah Maluku tersebut. Musik sendiri sudah menjadi bagian hidup masyarakat Ambon dan sejalan dengan program-program pemerintah dalam mengembangkan kembali sekolah musik serta rumah rekaman.Dalam kesempatan ini pula, dapat diyakini bahwa Kota Ambon pantas untuk dicanangkan sebagai “Ambon City of Music ” oleh UNESCO.

Disamping itu, dengan tema Raya Nada untuk Indonesia, diharapkan ekosistem musik menjadi lebih seimbang dan menjadi inspirasi dalam mendorong pembangunan ekonomi kreatif yang berkelanjutan, berkeadilan dan mensejahterakan.Kolaborasi dalam membangun serta mempersiapkan generasi masa depan yang berkualitas melalui pendidikan dan kebudayaan ,dan juga inovasi sebagai alat perdamaian di negeri kita, Indonesia tercinta.Semua itu, bisa dicapai dengan kerja kolektif dari pihak-pihak terkait demi generasi musik Indonesia masa depan . (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com