Hukum & Kriminal

Kakak Beradik Penjual Narkoba Di Ambon, Divonis Bervariasi

Putusan Kasus Narkoba (Tahapary)

Ambon,Maluku- Kakak beradik, Marines Tahapary alias Marines alias Rines dan Petra Tahapary, yang merupakan Bandar dan kurir narkoba jenis sabu, berurai air mata setelah diputus 7 tahun dan 5 tahun penjara, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon, dalam sidang putusan kasus penggunaan narkotika yang digelar di Pengadilan Negeri Ambon, Selasa (27/2/2018).

Dua pengedar shabu ini diadili oleh Majelis Hakim PN Ambon, yang dipimpim oleh  Leo Sukarno (Hakim Ketua) dan didampingi Jimmi Wally dan Felix Panggalila (Hakim Anggota). Dalam putusannya yang dibacakan secara terpisah dimulai dengan pembacaan putusan kepada terdakwa Petra Tahapary, dan kemudian dilanjutkan dengan pembcaan putusan kepada terdakwa Marines Tahapary alias Marines alias Rines.

“ Putusan Majelis Hakim PN Ambon tentang tindak pidana perkara penyalahgunaan narkotika, mengadili , menyatakan terdakwa Petra Tahapary alias Petra terbukti bersalah sesuai dengan pasal 127 ayat (1) KUH Pidana, UU nomor 35 tahun 2003 tentang Narkotika dengan pidana penjara 5 tahun, denda Rp 1 miliar dengan subsidier 1 bulan,” ungkap Leo Sukarno (Hakim Ketua)  saat membacakan amar putusannya, yang dihadiri oleh Jaksa Penuntu Umum Kejaksaan Tinggi Maluku Ester Watimury, SH dan Anita Tehuwayo SH, bersama PH terdakwa, yang dihadiri Marcel Hehanussa.

Usai membacakan amar putusan Majelis Hakim PN Ambon, memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk berkonsultasi dengan PHnya terkait dengan putusan tersebut. Setelah menjwab piker pikir, Majelis Hakim PN Ambon Ambon memberikan kesempatan selama 7 hari kepada terdakwa untuk melakukan banding.

Hal yang sama pun dinyatakan oleh JPU Kejati  Maluku yang menyatakan pikir-pikir dengan putusan Majelsi Hakim PN Ambon. Usai mendengar pernyataan dari terdakwa, Mejelis Hakim PN Ambon langsung menutup sidang tersebut dalam mempersilahkan terdakwa Petra Tahapary kembali ke tempat duduk.

Sidang dilanjutkan dengan pembacaan amar putusan kepada  terdakwa Marines Tahapary alias Marines alias Rines yang terbukti melanggar pasal 114 ayat (1) undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“ Putusan Majelis Hakim PN Ambon tentang tindak pidana perkara penyalahgunaan narkotika, mengadili , menyatakan terdakwa Marines Tahapary alias Marines alias Rines terbukti melanggar pasal 114 ayat (1) undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara  selama 7 tahun dan denda sebesar Rp 1 Miliar, Subsidier 6 bulan,” ungkap Leo Sukarno (Hakim Ketua)  saat membacakan amar putusannya kepada terdakwa.

Menurut Leo Sukarno (Hakim Ketua) , hukuman pidana penjara  selama 7 tahun dan denda sebesar Rp 1 Miliar, Subsidier 6 bulan yang dijatuhi Mejelis Hakim PN Ambon kepada terdakwa lebih ringan bila dibandingkan dengan tuntutan dari JPU Kejati Maluku. Sebelumnya JPU Kejati Maluku Ester Watimuri dan Anita Tehuwayo, menuntut terdakwa 8 tahun 10 bulan penjara dengan denda sebesar Rp 1 Miliar dan Subsider 10 bulan.

Usai membacakan amar putusan tersebut, Majelis Hakim PN Ambon memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk berkonsultasi demngan PHNya, terkait dengan putusan tersebut.  Setelah berkonsultasi dengan PH-nya, terdakwa akhirnya menerima putusan Majelis Hakim. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com