Maluku

Jabatan Manumpak Pane, Bergeser Ke Triyono

Kejati Maluku

Ambon, Maluku – Torehkan sejumlah prestasi dalam penutasan kasus korupsi di Maluku, membuat Kepala Kejaksaan Tinggi  Maluku dan 2 pejabat utamanya,  dimutasikan untuk dipromosikan menempati sejumlah jabatan strategis di Kejaksaan Agung RI.  1 pejabat  tinggi dan 2 pejabat utama Kejati Maluku yang dipromosikan menempati jabatan di Kejagung RI masing-masing, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Dr Manumpak Pane, SH, MH yang dimutasikan dengan promosi jabatan sebagai  Direktur Perdata pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejagung RI, Asisten Tindak Pidana Khusus Victor Saud, SH yang dimutasikan dengan promosi jabatan sebagai Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Perpajakan dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direkrut Penuntutan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pindana Khusus Kejakgung RI, Koorditor  Kejati Maluku, Ilham Samuda, SH,MH, sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, Kabupaten Polewali, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Sami Sapulete, SH,MH, yang yang ditemui Intim News, diruangan kerjanya, (12/2/2018), menjelaskan, mutasi jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku dan 2 Pejabat Utama Kejati Maluku merupakan suatu peningkatan prestasi kerja yang pernah dilakukan oleh Pejabat dilingkup Kejaksaan Tinggi yang kemudian dipromosikan dalam jabatan struktural yang lebih tinggi berdasarkan surat keputusan dari Kepala Kejaksaan Agung RI.

“ Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Dr Manumpak Pane, dimutasikan dengan  jabatan baru sebagai Direktur Perdata Pada Jaksa Agung Muda  Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung RI, yang digantikan oleh Triyono, SH,MH yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejagung RI, diangkat dengan jabatan baru sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, sesuai dengn KeputusaN Jaksa Agung RI, Nomor :Kep-030/A/JA/02/2018,”tutur Sapulete.

Lanjutnya, sedangkan untuk Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Maluku, Victor Saud, SH, dimutasikan dengan jabatan baru sebagai Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Perpajakan dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direkrut Penuntutan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pindana Khusus Kejagung RI, dan penggantinya adalah, M.Rudi, SH,MH yang saat ini menjabat,  Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar  akan dimutasikan dengan jabatan baru Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Maluku. Jabatan Muhammad Ilham Samuda,SH, MH, selaku Koordinator Kejati Maluku, dimutasikan dengan jabatan baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Negeri Polewali Mandar, Kabupaten Polewali, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), dengan penggantinya adalah Andrianus Notanubun SH, yang saat ini menjabat sebagai pemeriksa kepegawaian tugas umum pada Asusten Bidang Pengawasan di Kejaksaan Tinggi Maluku Utara di Sofifi, dimutasikan dengan jabatan baru sebagai Koordinator Kejati Maluku, Mutasi jabat dua (2) pejabat utama Kejati Maluku tersebut didasarkan pada Keputusan Jaksa Agung RI, nomor: Kep-IV-051/C/02/2018.

“ Dalam mutasi jabatan terserbut, torehan kasus yang pernah ditangani pada masa kepemimpinan Kejati Maluku Dr Manumpak Pane, SH,MH, mulai dari tahap penyelidikan sampai ke tahap penyidikan yang rata-rata kasusnya telah mencapai 90% penanganannya yaitu,kasus tipikor anggaran Water Front City (WFC), Kota Namle,kasus tanah BPJN Wilayah IX Maluku-Malut, kasus tipikor terminal transit tipe-B Passo, dan kasus tipikor Reverse Repo PT Bank Maluku-Maluku,” Ucapnya

Dikatakannya, untuk penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggran Water Front City (WFC)  Kota Namle, Kabupaten Buru, Penyidik Kejati Maluku menetapakan 4 tesangka tipikor WFC pada, Bulan Desember 2017 kemarin masing-masing yaitu Sahran Umasugy yang berperan selaku kontraktor pelaksana proyek tersebut, lalu Memed Duwila, orang dekat Sahran, Sri Julianty yang berperan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, dan Muhammad Ridwan Pattilouw, konsultan Pengawasan di proyek, Sedangkan untuk kasus tipikor anggaran BPJN Wilayah Maluku-Malut, Penyidik berhasil menetapkan 1 orang tersangka yaitu Mantan Kabag Tata Usaha (TU), Badanan Pertanahan (BPN)Provinsi Maluku,Zadrak Ayal yang kasusnya telah dilimpahkan ke tahap II oleh Penyidik Pidana Khusus,ke Jaksa Penuntutan Kejati Maluku, kasus dugaan korupsi anggaran terminal tramnsit tipe-B, Passo, Penyidik tetapkan 3 orang tersangka masing-masing, Angganoto Ura (Mantan Kadishub Kota Ambon), Amir Gaus Latuconsina (Dirut CV Remedial) dan Jhon Lucky Metebun selaku konsultan pengawas. Untuk kasus tipikor bunga obligasi (Reverse Repo) pada PT Bank Maluku, Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap Direktur PT AAA,  Theodorus Andri Rukmianto, yang diperiksa oleh Penyidik Kejati Maluku, Riyadi, SH, di Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta, selama 2 kali dari tanggal 6 Februari dan 8 Februari 2018.  Penyidik juga sedang membuat laporan perkembangan penyidikan serta analisis perkara  untuk segera melakukan penetapan tersangka lainnya dalam kasus ini, yang direncanakan akan diumumkan pada pecan depan. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com